SketsaNusantara.id - Inilah Jawaban monohok Nikita Mirzani ketika pihak Vadel Badjideh katakan ingin melakukan restorative justice atau menyelesaikan masalah bersama-sama.
Proses hukum yang melibatkan pihak Vadel Badjideh dengan pihak Nikita Mirzani terkait Lolly terus bergulir dan memanas hingga pihak Nikita tolak kemungkinan adanya restorative justice.
Ditambah ketidakhadiran Vadel Badjideh saat dipanggil kepolisian membuat berang Nikita Mirzani karena dianggap telah mengulur-ngulur waktu.
Namun pihak Vadel sudah memastikan bahwa ia akan hadir pada panggilan kedua yakni pada hari Jumat, 4 Oktober 2024 mendatang.
Di sela-sela penundaan pemeriksaan Vadel itulah pihak Razman selaku pengacara mengatakan ingin mengajukan restorative justice kepada pihak Nikita Mirzani.
Artinya, jika restorative justice keduanya terjadi maka keduanya akan bisa duduk bersama berunding untuk menyelesaikan masalah secara damai.
Namun jawaban yang dilontarkan oleh Nikita Mirzani lewat pengacaranya Fahmi Bachmid sungguh monohok.
Nikita mengatakan bahwa hanya dalam mimpi saja ia mau melakukan itu dengan pihak Vadel Badjideh.
"Mustahil ketemu dan tidak mau ketemu," jawab Fahmi Bachmid dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Intens Investigasi.
"Tidak ada kewajiban ketemu, kami ada urusan sendiri, nanti juga tahu apa yang akan kita lakukan," tambahnya.
Rupanya ibu dari tiga anak itu menolak mentah-mentah kemungkinan dilakukan restoative justice antara dirinya dan pihak Vadel Badjideh.