"KS (kekerasan seksual) no matter orientation. Terus bicaralah, speak up dan bersuara sekeras-kerasnya, kami selalu berpihak pada korban," tulis warganet di X.
"Bagi yang menganggap Ini konsekuensi publik figur yang mengekspresikan karyanya itu terlalu berlebihan. Katakan TIDAK pada segala jenis pelecehan yang terjadi pada siapa pun, hentikan normalisasi komentar semacam ini, itu menjijikkan. Semoga tidak terjadi lagi hal seperti ini," ujar warganet lainnya.
"Terlepas dia publik figur atau bukan, Nadhif juga masih manusia biasa yang bebas berkarya. Terima kasih sudah berani speak up karena sejatinya tidak ada yang pantas menerima pelecehan seperti ini siapun itu," komentar warganet lainnya.
Curahan hati Nadhif Basalamah pun menjadi pengingat bahwa pelecehan di ruang digital tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
Terlepas dari perbedaan pandangan maupun latar belakang seseorang, komentar yang mengandung objektifikasi seksual tetap berpotensi melukai korban dan tidak seharusnya dianggap sebagai hal yang lumrah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini