showbiz

Akhirnya Speak Up, Curhatan Pilu Nadhif Basalamah Sampai Ingin Berhenti Manggung Usai Jadi Korban Pelecehan di Media Sosial, Begini Kronologinya

Senin, 29 Juni 2026 | 07:15 WIB
Potret penyanyi Nadhif Basalamah yang mengaku jadi korban pelecehan setelah menerima komentar tak pantas di media sosial (Instagram/nadhifbasalamah)

SketsaNusantara.id – Penyanyi Nadhif Basalamah mengungkapkan kekecewaan dan keresahannya setelah mengaku jadi korban pelecehan seksual di media sosial.

Pelantun lagu "Penjaga Hati" itu kejutkan publik karena akhirnya speak up setelah terus-menerus menerima komentar bernada tidak senonoh dari sejumlah warganet.

Curhatannya seketika mencuri perhatian publik, menuai simpati warganet dan jadi perbincangan hangat di media sosial, mengingat ini adalah pertama kalinya Nadhif secara terbuka menceritakan tekanan yang selama ini dialaminya.

Nadhif mengaku tidak mudah memutuskan untuk berbicara. Bahkan, ia mengaku resah hingga tangannya gemetar ketika menulis unggahan tersebut karena merasa lelah menghadapi berbagai tekanan dari komentar tak pantas yang diterimanya selama ini.

Baca Juga: Romantis Parah, Nadhif Basalamah Lamar Kekasih dengan Pemandangan Gunung Fuji di Jepang: For Today..

"Aku tidak tahu apakah benar jika aku angkat bicara, dan tanganku gemetar saat mengetik ini. Namun, banyaknya pelecehan yang kuterima secara online, baik di X maupun TikTok, sudah benar-benar tidak tertahankan," tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @nadhifbasalamah pada hari Sabtu, 27 Juni 2026.

Dalam unggahannya, Nadhif juga membagikan sejumlah tangkapan layar komentar dari akun-akun anonim dengan dipenuhi kalimat-kalimat berkonotasi seksual yang mengobjektifikasi dirinya. Mirisnya, sebagian besar komentar tak pantas itu justru berasal dari sesama laki-laki. 

Penyanyi berusia 26 tahun itu menjelaskan kronologi singkat hingga mendapat komentar asusila setelah mengunggah beberapa foto saat ia manggung. Nadhif juga menyinggung anggapan sebagian orang yang menilai pelecehan merupakan konsekuensi yang harus diterimanya sebagai seorang publik figur.

Namun, menurutnya hal ini dianggap tidak wajar karena tidak ada satu pun profesi yang seharusnya membuat seseorang harus menerima perlakuan seperti itu.

"Kalau kalian bilang ini konsekuensi dari jadi figur publik, aku lebih baik berhenti. Jujur, aku nggak tahu harus ngomong apa," ucapnya.

Baca Juga: Bernadya Mengaku Kecewa Sering Dapat Komentar Negatif Berbau Pelecehan, Ini Hukuman bagi Pelanggaran Etika Bermedia Sosial

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besar tekanan psikologis yang ia rasakan. Bahkan, Nadhif mengaku sempat berpikir untuk berhenti menjadi musisi apabila harus terus menerima perlakuan serupa setiap kali berkarya dan berinteraksi di media sosial.

Melalui unggahan yang sama, Nadhif menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mencari simpati. Ia hanya ingin memberikan gambaran kepada publik mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik layar media sosial.

"Hanya untuk memberikan perspektif dan untuk memberikan konteks kepada kalian semua mengapa aku memutuskan untuk berbicara tentang ini. Ini tidak boleh begini, teman-teman. Tolong berhenti melakukan ini," tulisnya.

Halaman:

Tags

Terkini