“Harusnya sama-sama aktif dong. Hidup ini kan harus saling mengerti, saling menolong, dan saling memberi.”
Lebih lanjut, Minola mengatakan bahwa selama sekitar satu tahun terakhir tidak ada inisiatif aktif yang ditawarkan kepada Ruben untuk bertemu dengan anak-anaknya. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam enam bulan terakhir, pertemuan tersebut disebut semakin sulit dilakukan.
Menurut keterangannya, kendala utama yang muncul berkaitan dengan persoalan waktu. Karena anak-anak tinggal bersama ibunya, pengaturan jadwal disebut sangat bergantung pada pihak yang memegang hak asuh.
Minola juga menyinggung beberapa kesempatan ketika Sarwendah bepergian ke luar kota maupun ke luar negeri tanpa membawa anak-anak. Dalam situasi seperti itu, menurutnya, seharusnya terdapat komunikasi yang memungkinkan Ruben menghabiskan waktu bersama putri-putrinya.
Pernyataan terbaru dari pihak Ruben Onsu ini menambah panjang polemik yang sebelumnya sudah menjadi perhatian publik. Perdebatan mengenai hak asuh, komunikasi, dan akses pertemuan anak masih terus berkembang melalui berbagai keterangan yang disampaikan kedua belah pihak.
Hingga saat ini, persoalan tersebut masih menjadi sorotan publik. Sementara itu, masing-masing pihak terus menyampaikan pandangan mereka terkait pengasuhan dan hubungan dengan anak-anak pasca berakhirnya rumah tangga yang pernah mereka bangun bersama.***