SketsaNusantara.id - Polemik mengenai rumah yang saat ini ditempati Sarwendah kembali menjadi perhatian publik. Isu tersebut mencuat setelah Ruben Onsu beberapa kali melontarkan sindiran terkait aktivitas yang berlangsung di properti tersebut.
Perbincangan semakin ramai ketika nama Giorgio Antonio ikut terseret. Kehadirannya dalam konten promosi yang dibuat di rumah tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Di tengah beragam asumsi yang berkembang, pihak Sarwendah memberikan penjelasan mengenai status rumah yang menjadi pembahasan publik. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyebut persoalan tersebut sebenarnya telah memiliki kejelasan melalui kesepakatan yang dibuat kedua belah pihak.
Menurut Chris, pembagian harta bersama antara Sarwendah dan Ruben Onsu telah disepakati sebelumnya. Karena itu, ia menilai polemik mengenai kepemilikan rumah tersebut tidak perlu terus diperpanjang.
“Soal gana-gini sudah disepakati bersama antara Sarwendah dan pihak RO. Jadi dalam kesepakatan itu, sudah ditentukan aset mana yang untuk Sarwendah dan mana yang menjadi bagian RO. Itu sudah clear!” katanya, pada 20 Juni 2026.
Chris menjelaskan bahwa rumah yang kini ditempati Sarwendah memang masih berada dalam proses cicilan. Namun, properti tersebut telah masuk dalam aset yang menjadi bagian Sarwendah berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat.
Baca Juga: Ruben Onsu Kembali Bersuara soal Giorgio Antonio, Kali Ini Gara-Gara Konten Promosi di Rumahnya
Karena itu, ia menegaskan bahwa anggapan yang menyebut rumah tersebut masih menjadi milik Ruben Onsu tidak sesuai dengan hasil pembagian aset yang telah disepakati kedua pihak.
Menurut keterangan kuasa hukum, rumah tersebut juga memiliki peran penting bagi kehidupan keluarga Sarwendah ke depan. Tempat tinggal itu dipersiapkan sebagai bagian dari kebutuhan dan masa depan kedua putrinya.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menjawab berbagai komentar yang terus bermunculan di ruang publik. Chris meminta agar status rumah tersebut tidak lagi menjadi bahan perdebatan yang berulang.
Selain membahas status rumah, Chris Sam Siwu juga menanggapi kritik mengenai aktivitas live streaming yang kerap dilakukan Sarwendah dari kediamannya. Menurutnya, keputusan bekerja dari rumah memiliki alasan tersendiri.
Ia menjelaskan bahwa bekerja dari rumah memungkinkan Sarwendah tetap dekat dengan anak-anaknya. Dengan demikian, aktivitas pekerjaan dan peran sebagai ibu dapat berjalan secara bersamaan.
Chris juga membantah anggapan yang menyebut kehadiran kedua putri Sarwendah dalam siaran langsung dilakukan untuk kepentingan konten. Menurutnya, keterlibatan anak-anak bukan bagian dari strategi untuk meningkatkan popularitas.