“Sempat dua kali aku hampir menyerah. Berkali-kali bertanya ke diri sendiri, ‘Kenapa susah sekali, ya?’” imbuhnya.
Nama ‘Madhi’ yang menjadi judul bukunya terinspirasi dari kata dalam Bahasa Arab yang memiliki makna tersendiri bagi ibu 3 anak ini.
Meski memiliki arti ‘masa lampau’, namun Caca menampik bahwa dirinya masih terjebak dalam masa lalunya.
“Buku ini kuberi nama ‘Madhi’, meminjam Bahasa Arab yang berarti masa lampau. Tapi buku ini bukan tentang terjebak pada masa lalu,” jelasnya.
Bagi wanita yang sudah hijrah sejak tahun 2015 tersebut, ‘Madhi’ lebih dari sekedar masa lampau.
‘Madhi’ adalah tentang menengok jejak apa saja yang pernah ditorehkan di masa lalu dan dijadikan pelajaran untuk masa depan.
“Buatku, ‘Madhi’ adalah tentang melihat jejak yang pernah kita tinggalkan di belakang,” tegasnya.
Caca memang terkenal memiliki hobi menulis dan menuangkannya ke dalam sebuah buku.
Sejauh ini, pemain film ‘Keajaiban Air Mata Wanita’ ini telah sukses menerbitkan 5 buah judul buku.
Buku-bukunya sebagian besar bergenre kumpulan puisi dan catatan refleksi diri yang banyak diambil dari pengalaman hidupnya.
Apa saja buku Natasha Rizky?
Berikut ini adalah buku-buku yang ditulis oleh Natasha Rizky:
1. Katanya Nikah Mudah (2018)
Buku pertamanya yang mengulas tentang dinamika, sudut pandang, serta realitas di balik kehidupan pernikahan usia muda.
2. Catatan Kronik (2022)