SketsaNusantara.id - Ruben Onsu kembali menjadi perhatian publik setelah kuasa hukumnya mengungkap alasan di balik kekesalan sang presenter.
Persoalan tersebut berkaitan dengan penggunaan sebuah rumah yang hingga kini masih berada dalam proses penyelesaian harta gono-gini.
Isu ini muncul setelah Ruben diketahui melontarkan sindiran melalui media sosial. Unggahan tersebut memicu berbagai spekulasi dari warganet mengenai kondisi hubungan antara pihak-pihak yang terlibat.
Belakangan, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan penjelasan mengenai latar belakang sikap kliennya. Menurutnya, sindiran yang disampaikan Ruben bukan muncul tanpa alasan.
Minola menjelaskan bahwa Ruben merasa keberatan karena rumah yang masih menjadi bagian dari proses pembagian aset digunakan untuk pembuatan konten. Menurutnya, tindakan tersebut dinilai kurang tepat mengingat penyelesaian harta bersama belum sepenuhnya rampung.
"Kalau kita ingin melakukan suatu pekerjaan konten demi kepentingan kita, apalagi seolah-olah kita berada di rumah kediaman tinggal kita sendiri, ya harusnya janganlah digunakan rumah tempat kediaman orang yang masih berproses dalam hal penyelesaian harta gono-gini," ujar Minola Sebayang melalui Zoom belum lama ini.
Keterangan tersebut sekaligus menjelaskan alasan mengapa Ruben menunjukkan ketidaknyamanan terhadap situasi yang terjadi. Menurut Minola, keberatan Ruben berkaitan dengan penggunaan fasilitas yang masih memiliki keterkaitan dengan dirinya.
Ia menyebut bahwa rumah tersebut belum sepenuhnya berada dalam penguasaan salah satu pihak. Meskipun proses pembagian sudah berjalan, penyelesaiannya disebut masih belum tuntas secara keseluruhan.
Karena itu, Minola menilai semua pihak seharusnya menghormati proses hukum yang masih berlangsung. Ia menegaskan bahwa status rumah tersebut belum sepenuhnya final untuk digunakan sebagai representasi kepemilikan pribadi.
Menurutnya, Ruben memandang ada kontribusi yang pernah diberikan dalam pembangunan dan keberadaan fasilitas di rumah tersebut. Faktor itu menjadi salah satu alasan munculnya keberatan dari pihak Ruben.
"Walaupun sudah ada pembagiannya, tapi kan ini masih belum dikuasai oleh masing-masing pihak sepenuhnya. Jadi artinya Ruben mungkin ingin mengatakan bahwa kalaupun memang kita ingin kelihatan gagah, ya kita tidaklah menggunakan fasilitas yang mana fasilitas itu juga merupakan ada andilnya Ruben di dalamnya," katanya.
Minola juga menjelaskan bahwa sikap Ruben tidak dimaksudkan untuk memperpanjang persoalan yang sedang berjalan. Ia menilai kliennya hanya ingin menyampaikan pesan agar proses yang sedang berlangsung dapat dihormati bersama.