SketsaNusantara.id - Nama Syifa Hadju kembali menjadi perhatian publik setelah mengunggah sebuah tulisan singkat di media sosial.
Unggahan itu muncul beberapa waktu setelah dirinya dan El Rumi kembali ke Indonesia usai menikmati bulan madu di Italia.
Sebelumnya, pasangan tersebut menjadi sorotan karena membagikan sejumlah momen romantis selama berada di luar negeri. Foto dan video yang mereka unggah banyak dibahas oleh warganet di berbagai platform media sosial.
Di tengah perhatian itu, muncul pula berbagai spekulasi terkait kondisi Syifa Hadju. Sebagian netizen menyoroti penampilannya dalam beberapa foto dan menduga adanya kabar kehamilan.
Rumor tersebut kemudian berkembang luas di media sosial. Berbagai unggahan yang membahas dugaan kehamilan Syifa bermunculan dan mendapat banyak tanggapan dari pengguna internet.
Meski isu tersebut ramai diperbincangkan, baik Syifa Hadju maupun El Rumi tidak segera memberikan tanggapan. Keduanya memilih tetap menjalani aktivitas seperti biasa tanpa memberikan klarifikasi secara langsung.
Situasi itu berubah pada Selasa, 16 Juni 2026. Syifa Hadju mengunggah sebuah utas melalui akun Threads pribadinya yang langsung menarik perhatian banyak orang.
“Period day one, perut rasanya kayak digiling :’,” tulis Syifa.
Unggahan singkat tersebut segera menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Banyak pengguna internet mengaitkannya dengan rumor yang sebelumnya beredar mengenai dugaan kehamilan.
Meski tidak menyebut rumor tersebut secara langsung, sebagian besar warganet menilai tulisan itu sudah cukup menjelaskan kondisi yang sedang dialami Syifa. Karena itu, unggahan tersebut dianggap sebagai jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang beberapa waktu terakhir.
Tidak butuh waktu lama hingga kolom komentar dipenuhi respons dari netizen. Banyak yang menyoroti bagaimana rumor mengenai kehidupan pribadi figur publik dapat berkembang dengan cepat di media sosial.
Sebagian pengguna internet juga menyampaikan dukungan kepada Syifa Hadju. Mereka menilai perempuan berusia muda itu seolah harus menghadapi berbagai asumsi yang muncul tanpa dasar yang jelas.