"Padahal saya bikin video itu lama, tapi tiba-tiba dikomen sama dia 'mampus dia sudah mati'. Itu sakit hati banget saya lihatnya, apalagi dalam situasi kami masih berduka setelah suami meninggal,” tutur Karina dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.
Komentar itulah yang akhirnya membuat Karina memutuskan untuk tidak tinggal diam dan memutukan untuk langsung mendatangi kantor polisi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Itu menyakitkan bagi kami semua, jadi saya langsung datangi kantor polisi. Saya ingin kasih pelajaran," tegasnya.
Meski begitu, Karina masih memberikan kesempatan kepada pemilik akun tersebut untuk menunjukkan itikad baik.
Aktris berusia 43 tahun itu meminta terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf secara langsung dalam waktu 3x24 jam.
"Saya pengen dia minta maaf. Saya kasih waktu 3x24 jam. Kalau akun tersebut tidak berusaha menghubungi saya dan menunjukkan itikad baik, maka saya akan teruskan (ke ranah hukum)," tandasnya
Sebelumnya, Karina juga sempat menuliskan pernyataan tegas di media sosial bahwa dirinya tidak akan memilih jalan damai sebelum pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Mohon doanya teman-teman. Tak akan ada kata damai sampai pelaku minta maaf dan bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya," tulis Karina menanggapi salah satu komentar netizen di Instagram.
Langkah tegas Karina Ranau pun menuai banyak dukungan dari publik. Banyak warganet menilai komentar kebencian di media sosial sudah semakin keterlaluan, terlebih jika menyerang anak dan keluarga yang sedang berduka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini