Dokumen tersebut disebut hanya bersifat administratif. Keputusan yang diambil disebut tidak mengubah keyakinan individu.
Kabar mengenai perpindahan keyakinan Richard Lee sebelumnya sempat menjadi sorotan publik. Informasi tersebut pertama kali disampaikan melalui media sosial pada awal 2025. Saat itu, disebutkan bahwa proses tersebut telah berlangsung sebelumnya.
Richard Lee juga disebut sempat melakukan syahadat ulang. Proses tersebut disaksikan oleh sejumlah tokoh yang hadir. Sertifikat mualaf kemudian diterbitkan sebagai bagian dari administrasi.
Pencabutan sertifikat ini menambah perhatian publik terhadap perjalanan keyakinan figur tersebut.
MCI menyatakan bahwa keputusan yang diambil merupakan bagian dari kebijakan internal. Hingga kini, penjelasan resmi tersebut menjadi rujukan utama terkait keputusan yang diambil.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!