showbiz

40 Harian Vidi Aldiano Dipenuhi Doa dan Sahabat, Habib Jafar Beberkan Sisi Kehidupan yang Selama Ini Tersembunyi

Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB
Potret Habib Jafar. (Instagram/husein_hadar)

SketsaNusantara.id - Suasana haru menyelimuti acara 40 harian wafatnya Vidi Aldiano. Kegiatan itu digelar di Masjid Nurul Hidayah, Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Sabtu, 18 April. Banyak sahabat dan kerabat hadir dalam momen tersebut.

Kehadiran mereka menjadi gambaran kedekatan Vidi Aldiano dengan lingkungan sekitarnya.

Acara tersebut tidak hanya diisi doa bersama. Tausiah juga disampaikan oleh Habib Jafar yang turut hadir dalam kesempatan itu.

Baca Juga: Harry Kiss Ungkap Alasan Keluarga Gelar Pengajian 40 Harian Vidi Aldiano pada Hari Sabtu: Kebetulan...

Dalam tausiahnya, Habib Jafar mengenang sosok Vidi Aldiano semasa hidup. Ia menyampaikan bahwa penyanyi tersebut dikenal sebagai pribadi yang selalu berusaha hadir bagi orang lain. Hal itu terutama terlihat dalam hubungannya dengan keluarga dan sahabat.

"Iya, karakter utama Vidi itu kan adalah selalu hadir bagi siapa saja yang ia ingin hadir. Siapa saja orang-orang yang ingin Vidi hadir, dia mencoba untuk hadir, terlebih untuk sahabat-sahabatnya," tutur Habib Jafar.

Kedekatan Vidi Aldiano dengan banyak orang membuatnya dikenal luas. Ia bahkan disebut sebagai sosok yang identik dengan persahabatan. Julukan sebagai ‘duta persahabatan’ melekat pada dirinya di kalangan teman-temannya.

Banyaknya orang yang hadir dalam acara 40 harian tersebut menjadi salah satu bukti. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk balasan atas kebaikan yang pernah diberikan Vidi Aldiano semasa hidup.

Baca Juga: Besbarini Ungkap Kondisi Terkini Sheila Dara saat Acara Pengajian 40 Hari Kepergian Vidi Aldiano: Alhamdulillah...

Habib Jafar menyampaikan bahwa kehadiran para sahabat itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil dari apa yang telah ditanam oleh Vidi selama ini. Ia dikenal sebagai pribadi yang selalu ada untuk orang-orang terdekatnya.

Selain itu, Habib Jafar juga mengungkap kesannya selama mengenal Vidi Aldiano. Meski baru mengenal sekitar tiga hingga empat tahun terakhir, ia melihat sosok yang hangat. Vidi juga disebut tetap tegar meski menghadapi kondisi kesehatan yang tidak mudah.

Dalam kesehariannya, Vidi Aldiano berusaha menutupi rasa sakit yang dirasakan. Ia tetap menunjukkan sikap ceria di hadapan orang lain. Hal itu membuat banyak orang tidak melihat kondisi sebenarnya yang ia alami.

"Dia seolah menjadi martir yang merelakan rasa sakit yang ia rasakan untuk dikonsumsi diri sendiri, tapi pada orang lain dia seolah-olah baik-baik saja," beber Habib Jafar.

Kebaikan yang ditunjukkan Vidi Aldiano selama hidupnya terus dikenang. Banyak orang datang untuk mendoakan dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terakhir.

Halaman:

Tags

Terkini