showbiz

Pesan Menohok Deddy Corbuzier untuk Hendrik Irawan yang Viral Gegara Konten Joget MBG Rp6 Juta, Sindiran Sarkas Berbahasa Inggris Jadi Sorotan

Kamis, 9 April 2026 | 14:30 WIB
Deddy Corbuzier sampaikan pesan menohok untuk Hendrik Irawan, pengelola dapur SPPG yang konten joget MBG Rp6 juta viral dan gunjingan warganet di medsos (Instagram/mastercorbuzier)

"I like people the way I like my tea: in a bag underwater". Kalimat ini dikenal sebagai bentuk sindiran sarkastik yang disampaikan secara humoris.

Maknanya, merujuk pada keinginan seseorang untuk menjauhkannya dari sesuatu, atau secara sederhana, lebih memilih agar orang tersebut tidak mengganggu kehidupannya.

Ucapan ini sering digunakan dalam meme, kaos, atau kutipan lucu sebagai ekspresi seseorang dengan keprbadian introvert atau perasaan anti-sosial dengan nada bercanda.

Baca Juga: Konten Joget Berujung Sanksi, SPPG Pangauban Disetop Sementara, Hendrik Ungkap 150 Relawan Gagal Kerja

Analogi kalimat tersebut diibaratkan seperti teh celup yang berada dalam kantong dan "diam" di dalam air. Ungkapan ini kerap digunakan sebagai candaan bernuansa sarkas, terutama untuk menggambarkan sikap seseorang yang tidak ingin diganggu.

Dalam konteks ini, Deddy Corbuzier menyindir kelakuan Hendrik yang membuatnya kesal karena perilakunya yang kerap memicu kegaduhan di publik.

Singkatnya, perkataan itu adalah cara lucu untuk mengatakan, "Saya suka orang, tapi kamu menjauh saja dan tidak usah mengganggu saya".

Tak berhenti di situ, Deddy Corbuzier juga menyinggung hal lain yang berkaitan dengan Hendrik, termasuk soal kendaraan yang menggunakan pelat nomor bertuliskan "MBG".

Baca Juga: Program MBG Disorot, Guru MIN 1 Purbalingga Keluhkan Beban Tambahan Urus Ompreng

Dengan nada satir, ia menyindir kelakuan Hendrik layanya orang kaya baru (OKB) yang suka pamer demi mendapatkan validasi sosial.

"You know, mobilnya BYD plat nomornya MBG, kelakuannya OKB. Otaknya mungkin harus diabawa ke UGD," sindirnya.

Sebelumnya, Hendrik telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf pada publik. Ia menjelaskan bahwa konten videonya tidak bermaksud menimbulkan persepsi negatif.

Namun, unggahan videonya mendapat sorotan tajam dan membuatnya harus menerima konsekuensi. Hendrik sepat mendapat teguran hingga akhirnya dapur SPPG yang dikelolanya resmi dihentikan.

Bahkan, Hendrik juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah pihak terkait komentar dan narasi yang dianggap mencemarkan nama baiknya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini