Chelsea kemudian kembali ke dokter kandungan untuk melepas IUD (intrauterine device) atau disebut sebagai KB spiral. Setelah diperiksa ulang, dokter kembali menyatakan rahimnya dalam kondisi sehat tanpa miom maupun kista.
Hal ini membuat Chelsea semakin kebingungan, karena tak ditemukan kejanggalan yang menjadi penyebab rasa sakitnya. Aktivitasnya pun terganggu, karena rasa sakit kerap kali muncul meski sudah minum obat dari dokter.
"Pertanyaannya adalah kenapa?? Sudah ada 4 macam obat dan 3 dokter tapi (rasa sakit dan pendarahan) tidak juga berhenti," tuturnya.
"Sudah 10 hari lalu 2 minggu hingga memasuki 2 bulan aku masih terus berdarah. Aktivitas jadi sulit karena kondisi tidak bisa dipastikan, kadang baik kadang tidak," curhatnya.
Baca Juga: Kondisi Terbaru Chelsea Olivia Usai Operasi, Duduk di Kursi Roda Didampingi Suami Setia
Dalam unggahan tersebut, Chelsea juga memperlihatkan foto kondisi perutnya yang tampak membuncit, padahal tidak sedang hamil.
"Aku terlihat seperti hamil padahal tidak. Perut membengkak, kram, lemas dan terkadang disertai rasa pusing. Dalam 2 bulan aku hampir naik berat badan 5 kg," ungkapnya.
Tak hanya perubahan fisik, kondisi tersebut juga memengaruhi aktivitas kesehariannya hingga terkadang membuat Chelsea merasa lelah dan frustasi.
"Kadang bangun tidur muka bengkak, mata bengkak, mual dan nggak enak banget rasanya. Cuma mau bilang, aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah ada di fase seperti aku. Tidak mudah, lelah dan frustrasi," ujarnya.
Setelah menjalani operasi, Chelsea akhirnya merasa lega dan mengucap syukur karena telah menjalani tindakan medis yang dibutuhkan untuk penyembuhan rasa sakit yang dideritanya.
Chelsea mengungkapkan bahwa operasi berjalan lancar dan sedang dalam masa pemulihan.
Ibu 2 anak itu juga menjelaskan bahwa bibirnya sempat bengkak pasca operasi bukan karena alergi, melainkan akibat tak sengaja tergigit saat berada di ruang operasi.
"Sekali lagi terima kasih banyak untuk doanya. Aku recovery dengan baik sekarang. Doain yaa," ucap Chelsea.