Apalagi setelah mengakui Ressa Rizky memang anak kandungnya, tapi tidak ada itikad baik untuk sekedar meminta maaf pada anaknya dan bibi Denada.
"Saya akan memberikan sikap yang tegas, sekaligus tamparan yang membekas dalam hidupnya, kalau gak segera kunjung datang meminta maaf pada orang tua saya," kata pengacara Ressa Rizky.
"Kita selesaikan sebelum berkepanjangan, aib-aib itu yang akan terbuka, bukan hanya kamu tapi nanti juga keluarga besar," lanjutnya.
Ditambah dengan adanya pengakuan dari Denada bahwa selama ini selalu menjalin komunikasi dengan Ressa Rizky dan keluarga besar lainnya. Padahal sejauh ini ucapan sekedar minal aidzin wal faidzin setiap tahun tak pernah diucapkan oleh Denada kepada keluarganya itu.
Bahkan disebutkan juga bahwa bibi Denada saat ingin bersilaturahmi kerumah Denada, dua hari berturut-turut hanya disuruh berdiri di trotoar selama 3,5 jam.
"Denada kan pernah mendalilkan bahwa sudah menjalin komunikasi bertahun-tahun, jadi kalau kita cermati dari konsep pernyataan itu, maka jalinan komunikasi bertahun-tahun itu yang perlu digaris bawahi yaitu intensitas," jelas pengacara Ressa Rizky.
"Kembali lagi saya nyatakan bahwa intensitas Denada bertemu Ressa sekaligus keluarga besar bisa dihitung dengan jari," lanjutnya.
"Orang tua saya juga datang ingin bersilaturahmi ke Jakarta 2 hari berturut-turut disuruh berdiri 3,5 jam," ungkap pengacara Ressa Rizky sekaligus anak bibi Denada. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!