Ia kemudian menyinggung presiden bernama Nicolas Reyes (nama samaran untuk Nicolas Maduro) sebagai sosok pemimpin yang melumpuhkan ekonomi nasional Venezuela.
"Dia (Presiden Nicolas) meningkatkan kemiskinan hampir 400%, dan dia siap untuk ikut pilpres lagi," sindir Jack yang disambut tawa getir audiens.
"Analisis prediksi, Venezuela berpeluang alami keruntuhan ekonomi sebesar 87%. Di berita, mereka akan menyebutnya krisis, tapi di panggung dunia, mereka akan menyebutnya negara gagal," terangnya.
Jack Ryan menyebut contoh lain dari negara-negara gagal dalam sejarah yakni Yaman, Irak dan Suriah. Tak hanya itu, ia juga menyebut Venezuela yang posisinya terancam, terlebih lokasi negara tersebut hanya beberapa mil dari Amerika yang memiliki rudal nuklir generasi baru.
"Kalian tak akan pernah mendengar semua ini di berita, karena pemain terbesar di panggung dunia tidak ingin kalian tahu. Bagi mereka, pemerintah tidak stabil, tidak lebih adalah peluang terbesar," ungkap Jack Ryan.
"Jadi, China maupun Rusia tidak akan pernah bisa menjadi ancaman paling besar di dunia, sampai negara-negara seperti Venezuela membuka pintu mereka ke halaman belakang kita," pungkasnya.
Klip tersebut kini kembali beredar luas karena dianggap sangat relevan dengan kondisi terkini. Meski dianggap fiksi, serial ini didasari fakta nyata Venezuela yang punya cadangan minyak terbesar dunia yang sering dikaitkan dengan intervensi geopolitik AS selama beberapa tahun terakhir.
Banyak pengguna X menilai serial tersebut seolah menggambarkan bagaimana Venezuela dilihat Amerika bukan sekadar negara bermasalah, melainkan wilayah strategis di "halaman belakang" mereka dengan punya nilai ekonomi yang sangat besar.
Tak sedikit pula yang menyebut AS semena-mena terhadap Venezuela, bahkan menyebut pengambilalihan negara tersebut ada hubungannya dengan dukungannya ke Israel.
"Sudah tahu kan alasannya kenapa Amerika menyerang dan tiba-tiba menguasai Venezuela, ya tentu karena minyak dan tambang emasnya, semua dikeruk untuk mendukung z1onist," komentar salah satu warganet.
"Drama Amerika selama ini, intinya mereka jago mengadu domba, mengambil alih minyak negara lain, dan sayangnya dunia hanya bisa menonton. Jangan lupa dukungan US ke Israel selama ini yang membuat warga Gaza sengsara," imbuh warganet lainnya.
"Pesan akhirnya bikin merinding, intinya negara adidaya seperti AS bisa melakukan taktik untuk menyerang negara rentan yang pemerintahannya bermasalah & tidak stabil, apalagi Venezuela punya banyak resources dan kayanya udah jadi incaran selama bertahun-tahun," komentar netizen lainnya.