showbiz

Chiki Fawzi Sentil Menteri LH soal 'Segelintir' Gelondongan Kayu di Sumatra, Putri Marissa Haque Tetap Bersuara Meski Ramai Diserang Buzzer

Jumat, 19 Desember 2025 | 10:00 WIB
Chiki Fawzi perlihatkan kondisi di Sumatera yang penuh dengan gelondongan kayu pasca diterjang banjir bandang (Instagram/chikifawzi)

SketsaNusantara.id - Artis sekaligus aktivis lingkungan, Chiki Fawzi mendadak diserang buzzer saat menyuarakan kondisi di Sumatera yang lumpuh akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Melalui akun Instagram pribadinya, putri dari pasangan artis Marissa Haque dan Ikang Fawzi itu menanggapi perkataan Menteri Lingkungan Hidup (LH) yang menyebut keberadaan gelondongan kayu hanya segelintir.

Dalam unggahannya, Chiki Fawzi mengabarkan kondisi di Aceh Tamiang dan Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Ia menyindir perkataan Menteri Hanif Faisol Nurofiq yang menyebut gelondongan kayu di Sumatera tidak terlalu banyak.

Padahal kenyataannya, ada ribuan gelondongan kayu yang terbawa arus banjir, memperparah dampak bencana hidrometerologi yang merusak ratusan ribu warga hingga menutup akses jalan di berbagai wilayah.

Baca Juga: Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Klaim Kayu Gelondongan Banjir Bukan Hasil Penebangan: Hanya Satu yang Ditebang Asli!

"Kata Menteri Lingkungan Hidup kayu di Sumatera nggak banyak? Mohon maaf, Bapak lihat sendiri ini. Bantuin warga dong bersihin kayunya, energi kita juga sudah menipis," ujar Chiki dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @chikifawzi pada hari Rabu, 17 Desember 2025.

Sebagaimana diketahui, Chiki Fawzi ikut turun langsung jadi relawan yang membantu proses penyaluran bantuan ke Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat.

Bersama relawan lainnya, ia tak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga membantu pembersihan lingkungan dan pendampingan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana.

Dalam video unggahannya, tampak kondisi Aceh Tamiang yang dikepung gelondongan kayu. Chiki mendesak pemerintah gerak cepat ikut turun tangan segera membersihkan material tersebut di tengah jalan berlumpur agar proses pemulihan pasca bencana berjalan lebih cepat.

Ia juga menekankan bahwa gelondongan kayu itu bisa menjadi ancaman serius karena menghambat akses bantuan dan berpotensi memicu wabah penyakit baru.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Mengaku Tidak Bisa Diam dan Santai Melihat Korban Bencana Banjir di Sumatra: Gelisah, Rasanya Harus Gerak dan Hadir

"Dear Pemerintah... masyarakat di tempat kebencanaan udah makin drop. Penyakit makin macam-macam. Kayu-kayu gelondongan tak kurun dibersihkan," tuturnya.

"Kaki-kaki adik-adik manis disana makin luka-luka dan jamur tumbuh di kulitnya. Kehidupan masih jauuh dari recovery (pemulihan)," imbuhnya.

Menurutnya, gelondongan kayu tersebut menutup akses menuju Aceh Tamiang dan beberapa wilayah terisolir karena jembatan putus, sehingga menghambat proses penyaluran bantuan, dan banyak warga terdampak bencana berada dalam kesulitan untuk bertahan hidup.

Halaman:

Tags

Terkini