“Mereka tampak sangat penasaran dan fokus sepanjang sesi!” serunya.
Karena pesertanya adalah anak-anak, maka peralatan yang digunakan pun harus yang aman untuk anak-anak.
“Di akhir sesi, Bundi mengajak anak-anak mewarnai motif batik menggunakan canting dan pewarna (tanpa lilin panas, demi alasan keamanan),” katanya.
Tidak hanya mewarnai motif batik, Dian juga memperkenalkan kepada peserta berbagai macam motif batik dari berbagai daerah di Indonesia.
Batik merupakan budaya yang berasal dari Indonesia. Karena suku di Indonesia sangat beragam, maka motif batik juga berbeda antara daerah yang satu dengan yang lainnya.
“Anak-anak juga belajar tentang berbagai motif batik tradisional, mulai dari Parang, Kawung, Mega Mendung, hingga motif ondel-ondel,” ujarnya.
Selain meningkatkan kreativitas anak-anak dalam mewarnai motif batik, hal yang dilakukan Dian juga dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam diri anak-anak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!