Pesan tersebut mencerminkan betapa besar perjuangan yang telah dilakukan keluarga untuk sang ibunda sebelum akhirnya berpulang.
Namun, Momo mencoba merelakan dengan penuh keikhlasan, meski kesedihan yang dirasakan begitu mendalam.
Sosok Ibunda dan Dukungan dari Orang Terdekat
Kepergian Tinurmaya Nainggolan di usia 74 tahun tentu meninggalkan duka yang mendalam, bukan hanya bagi Momo, tetapi juga bagi keluarga besar dan orang-orang terdekatnya.
Dari sejumlah informasi tambahan yang beredar, Momo sempat membagikan momen terakhirnya bersama sang ibunda.
Ia terlihat memeluk jenazah sang ibu yang sudah ditutupi kain ungu di sebuah Ruang Duka, sambil menyandarkan kepala dengan penuh kesedihan.
Momen yang dibagikan tersebut pun semakin menegaskan besarnya rasa cinta dan kehilangan yang dialami Momo.
Meski demikian, ia tetap menyampaikan doa agar sang ibunda beristirahat dengan tenang di alam keabadian, serta bisa bertemu kembali dengan orang-orang yang lebih dulu mendahuluinya.
Gelombang Belasungkawa untuk Momo Geisha
Kabar duka ini segera menyebar dan mengundang banyak ucapan belasungkawa dari sahabat, kerabat, hingga para penggemar setia Geisha.
Banyak yang mengirimkan doa serta kata-kata penguatan untuk Momo agar tetap tabah melewati masa sulit ini.
Sebagai penyanyi yang dikenal luas lewat lagu-lagu hits bersama Geisha, seperti “Lumpuhkan Ingatanku” dan “Jika Cinta Dia”, Momo memiliki banyak penggemar yang merasa kehilangan bersama dirinya.
Duka yang tengah ia rasakan kini menjadi duka bersama bagi banyak pihak yang mengenalnya secara pribadi maupun melalui karya-karyanya.
Perjalanan Hidup dan Kehilangan yang Membekas
Momo, yang kini berusia 39 tahun, dikenal sebagai sosok penyanyi berbakat dengan suara khasnya.