SketsaNusantara.id - Budayawan Sujiwo Tejo turut tanggapi fenomena sound horeg yang akhir-akhir ini menjadi pro kontra.
Bahkan belum lama ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur keluarkan fatwa haram pada sound horeg.
Sujiwo Tejo mempertanyakan apakah hanya sound horeg yang menggangu bagi warga?
"Apakah yang mengganggu itu cuma sound horeg?," tanyanya, dikutip dari kanal Youtube tvOneNews.
Ia kemudian memberi contoh perbandingan seperti penggunaan pengeras suara di rumah ibadah.
"Panggilan ritual di rumah-rumah ibadah, mengganggu nggak?,"
"Begitu acara sudah mulai di tempat ibadah itu, pakai sound ruang. Karena ada beberapa orang yang nggak pengin dengar juga," lanjutnya.
Selain itu, Sujiwo Tejo juga menyinggung soal polusi visual, seperti banyaknya baliho pada saat Pemilu tiba.
Menurutnya baliho-baliho para caleg yang kerap ditemui di sepanjang jalan pada masa Pemilu juga cukup mengganggu.
"Polusi visual, pas pemilu, gambar-gambar orang (caleg) nggak enak dilihat," ujarnya.
Menurutnya, baliho-baliho para caleg tersebut juga sama-sama menggangu seperti sound horeg.