Ia bahkan mengingat betul bagaimana DEWA 19 dulu memiliki riders setebal empat halaman, dengan permintaan teknis dan non-teknis yang mendetail. Namun kini, ia mengusung semangat sederhana dan efisien.
Baca Juga: NCT Wish Jajan di Angkringan Bareng Jerome Polin, Netizen Heboh Lihat Reaksi dan Kekonyolan Mereka
"Hal-hal yang bersifat pribadi janganlah kita bebankan ke teman-teman EO/promotor," tulisnya.
Pertanyaan ini mengundang komentar yang tampak mendukung pernyataan Ari Lasso.
"Setujuuuu!, tulis akun Instagram @audyitem.
"Ada artis minta disiapkan bunga mawar warna tertentu di kamar hotelnya, obat masuk angin, rokok, jajanan, promo jumlah banyak, mau manggung apa merancang?," tulis Instagram @onengsugiarta.
Komentar-komentar ini memperlihatkan keresahan bersama di antara pelaku industri terhadap fenomena "raider selebritas" yang terlalu menuntut, padahal tidak semua permintaan berhubungan langsung dengan kebutuhan performa.
Dalam unggahannya, Ari Lasso juga menyisipkan pesan bagi musisi muda dan manajemen artis yang baru memulai karier.
Ia berharap mereka tidak mudah terbawa gaya hidup instan dan tetap memprioritaskan kerja sama serta komunikasi yang sehat dengan pihak EO dan promotor.
Baca Juga: Kecewa Reza Gladys Mangkir dari Persidangan, Nikita Mirzani: Dia Nggak Berani Sama Saya
"Dulu kami pun kecil, merasa miris melihat adik-adik musisi baru yang sudah seperti bintang besar. Tapi justru mereka harus banyak belajar tentang mental, komunikasi, dan solidaritas di belakang panggung," tulisnya.
Ari juga menekankan pentingnya manajemen yang ketat, sistem produksi yang rapi, dan mentalitas tangguh agar bisa bertahan lama di industri yang keras ini.
Fenomena riders mewah bukan hal baru di industri hiburan. Namun, yang diangkat Ari Lasso lewat unggahan sederhana ini adalah kesadaran kolektif agar industri pertunjukan lebih profesional dan berkesinambungan.
Bahwa musisi yang benar-benar besar bukan hanya dilihat dari permintaan riders-nya, tetapi dari performa, etos kerja, dan bagaimana mereka memperlakukan sesama tim di balik panggung.