SketsaNusantara.id - Selebgram dan YouTuber Dara Arafah tengah murka karena data pribadinya disebar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Dalam unggahan story Instagram @daraarafah, perempuan berhijab ini mengungkapkan kekesalannya akibat penyebaran data pribadi yang dianggap melanggar privasi.
Hal itu berawal dari hasil screenshot unggahan story WhatsApp yang diberi nama Nadia Venika Prwt Lt 2. Story WhatsApp itu juga dibubuhi dengan caption yang menyakiti hati Dara Arafah.
“Huru-hara karena doi selebgram padahal cuma febris, gea, abdominal pain,” tulis status WhatsApp tersebut.
Dalam unggahan status WhatsApp tersebut, terdapat foto kartu identitas Dara Arafah, kartu asuransi, dan lembaran kertas yang diduga adalah laporan medis dari perusahaan asuransi.
“Bisa-bisanya ada yang nyebarin data pribadi gue ke story WA-nya dengan caption yang ngeremehin penyakit orang,” tulis Dara dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram @daraarafah.
Tidak hanya itu, oknum tersebut juga menyebutkan penyakit yang diderita oleh Dara yaitu abdominal pain.
“Kok bisa, ya, febris, gea, abdominal pain dibilang ‘cuma’,” lanjut Dara.
YouTuber sukses ini juga mendoakan agar pengunggah story WhatsApp tersebut tidak mengalami penyakit yang sama dengannya.
“Kita doain aja bareng-bareng biar Nadia Venika nggak pernah merasakan sakit yang serupa,” ungkap Dara.
Diketahui bahwa yang diduga menyebarkan data pribadi Dara Arafah adalah seorang perempuan bernama Nadia Venika.
Artikel Terkait
Sempat Trauma oleh Pernikahannya dengan Revand Narya yang Lebih Sering Silent Treatment, Faby Marcelia Siap Buka Hati untuk Pria Baru
Masuk 2 Bulan Pernikahan, Luna Maya dan Maxime Bouttier Didoakan Cepat Dapat Momongan
Ikuti Tren Pacu Jalur yang Viral, Intip Aura Farming Versi Atta Halilintar, Bukan Naik Perahu Tapi...
Deretan Nama Artis Indonesia Terjangkit Virus Tren Aura Farming, Pertama Luna Maya dengan Banana Boatnya, Satu Lagi Ada...
Arafah Rianti Curhat Tangkap Maling Motor tapi Malah Ditolak saat Dibawa ke Kantor Polisi, Netizen Ramai Geruduk Akun IG Polres Metro Depok