showbiz

Zaskia Mecca Bongkar Pengalaman Diblokir di Kairo saat Ikut Konvoi Global March to Gaza Bersama 9 Aktivis Indonesia: Polisi Sudah Siapkan..

Senin, 16 Juni 2025 | 08:29 WIB
Zaskia Mecca cerita pengalaman diblokir di Kairo, Mesir, saat ingin ikut konvoi kemanusiaan ke Gaza bersama 9 aktivis Indonesia. (Instagram/@zaskiadyamecca)

 

SketsaNusantara.id - Zaskia Mecca akhirnya cerita tentang kronologi singkat diblokirnya 10 aktivis Indonesia yang berpartisipasi dalam Global March to Gaza pada 14 Juni 2025 silam.

Sebelumnya, 10 aktivis Indonesia tersebut termasuk Zaskia “ditahan” begitu tiba di Kairo, Mesir oleh pemerintah dan polisi setempat agar tidak bergabung bersama konvoi ke Gaza.

Untuk beberapa waktu, mereka tidak dapat mempublikasikan atau memberi update apa pun karena berada di bawah pengawasan ketat.

Baca Juga: Zionis Israel Bombardir Iran, Tapi Gaza Terus Menjadi Ladang Kematian: Lebih dari 274 Tewas, Ribuan Luka-Luka

Akan tetapi, hari ini Zaskia berhasil memberi kabar lewat postingan akun Instagram @zaskiadyamecca pada tanggal 16 Juni 2025 sekitar dini hari di Indonesia.

Zaskia menceritakan secara runtut perjalanannya bersama para aktivis dari masa pendaftaran konvoi menuju Kairo.

“Kami sign up sebagai peserta secara resmi, under kontingen dari Malaysia. Karena telat daftar, jadi sudah tidak bisa tambah perwakilan utama atas nama Indonesia,” ujarnya dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Para Aktivis Indonesia Diblokir Polisi Mesir saat Akan Ikut Global March to Gaza, Aksi Kemanusiaan Dihambat

Dia juga menambahkan bahwa setiap partisipan sudah mengetahui risiko yang akan dihadapi ketika ikut dalam aksi kemanusiaan ini.

“Semua dokumen, briefing dari panitia sangat clear, resiko apapun ditanggung masing-masing, ini adalah gerakan perdamaian dari seluruh dunia tapi dengan resiko tinggi,” ujarnya melanjutkan cerita tersebut.

Setelah itu, Zaskia menerangkan bahwa panitia pun terus berjuang melewati proses negosiasi dengan pemerintah Mesir yang dinilai alot.

Suasana di Kairo saat itu memang cukup menegangkan. Banyak teman-teman aktivis dari berbagai penjuru dunia terutama Eropa dipulangkan ke negara masing-masing.

Selain itu, sudah banyak pula aktivis dari negara-negara lain yang ditangkap, ditahan, maupun dipulangkan.

Halaman:

Tags

Terkini