Nuansa yang tenang dan penuh kekhusyukan membuat hatinya sangat tergerak. “Paling berkesan itu waktu di Arafah dan paling syahdu,” ucapnya.
Sepulang dari Tanah Suci, Tya merasa bahwa pengalaman ini menjadi titik balik dalam hidupnya dan suami.
Ia berharap bisa mempertahankan semangat ibadah dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!