Sebelum terkenal pun Farel aktif beberapa kali mengisi acara di Banyuwangi. Namanya kian melejit dan popularitasnya meningkat usai tampil di Istana Negara, yang memberikan dampak positif terhadap kariernya di dunia musik.
Bocah kelahiran tahun 2010 itu juga terus belajar dan melatih olah vokalnya, bahkan berusaha menjaga kualitas suara dengan menjaga pola makannya.
Dengan bakat menyanyi yang sudah terlatih sejak kecil, Farel makin melambungkan namanya di dunia hiburan tanah air.
Sejak usia 12 tahun, ia terus aktif berkarya, tak hanya sebagai penyanyi tetapi juga menciptakan lagu-lagu baru, berkolaborasi dengan Abah Lala.
Kesuksesan Farel terus menanjak. Ia kerap diundang ke berbagai acara televisi, konser, dan panggung musik, bahkan berkolaborasi dengan musisi ternama.
Meski punya jadwal manggung yang padat, Farel tetap rendah hati dan tetap melanjutkan sekolahnya. Ia juga berhasil meraih prestasi, diterima di sekolah unggulan dan melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Cluring Banyuwangi.
Penghasilannya dari menyanyi membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Farel sukses membeli mobil dan ikut membangun rumah untuk orangtuanya.
Namun, di balik kesuksesan dan ketenaran yang diraihnya, Farel kini harus menghadapi cobaan berat.
Sang ayah, yang dulu menemani Farel mengamen, kini terjerat kasus judi online dan telah ditetapkan sebagai tersangka.
Joko Suyoto, ayah Farel Prayoga, ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka kasus judi online oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi.
Polisi menyita barang bukti dari ponsel Joko yang berisi riwayat transaksi dan percakapan terkait judol. Ayah Farel mengaku sering bermain game online yang mengarah pada aktivitas ilegal.