SketsaNusantara.id- Ini yang diinginkan oleh Aura Cinta setelah viral karena buka suara tentang penggusuran di wilayahnya.
Sekitar bulan Ramadhan 2025, keluarga Aura Cinta bahkan warga lainnya mengalami momen yang tidak menyenangkan.
Bagaimana tidak, Satpol PP mendadak datang untuk menggusur rumah di wilayahnya. Sebelumnya Aura Cinta enggan buka suara.
Namun sejak kedua orang tua dan warga sekitar mengaku tidak didengar oleh pemerintah. Maka sejak itu perempuan viral tersebut angkat bicara.
Video tentang penggusuran ini lantas viral lagi di media sosial dan membuat Aura Cinta kembali disorot.
Karena sebelumnya ia juga disorot setelah secara terang-terangan tidak setuju dengan kebijakan Dedi Mulyadi dalam hal pendidikan.
Baca Juga: Terungkap! 5 Fakta Aura Cinta, Gadis Model Iklan Pinjol yang Debat dengan Dedi Mulyadi
Lebih lanjut, meski masih berusia 19 tahun, namun Aura Cinta mengaku berani angkat bicara walaupun harus ditujukan kepada pemerintah.
"Saya sama orang tua dengan korban penggusuran lain gak mempertahankan tanah," ujar ayah Aura Cinta dalam tayangan YouTube Trans TV Official.
Adapun dalam video viral usai penggusuran tersebut, ia menegaskan bahwa bukan tanah yang menjadi poin utamanya.
Mengingat tanah mereka dari pemerintah. Namun yang dituntut dalam hal ini adalah rasa kemanusiaan.
"Tapi mempertahankan kita sebagai hak manusia," ucap Aura.