"Dunia tata rias pengantin Yogyakarta, Paes Ageng Yogyakarta sedang tidak baik-baik saja," ujarnya.
"Saya galau, sedih, tidak karu-karuan adalah tentang dunia tata rias pengantin Yogyakarta, Paes Ageng Yogyakarta tidak sedang baik-baik saja," imbuhnya.
Meski tak dijelaskan secara gamblang, namun apa yang ia ungkapkan tersebut mengarah pada riasan yang dipakai Luna Maya dan dan Maxime hingga menurutnya hal itu menyebabkan pergolakan dan menjadi pembicaraan dikalangan perias tradisional Yogyakarta.
"Membingungkan, saya bisa merasakan para empu perias tradisional, saya paham yang terjadi dalam pergolakan pada dunia tata rias tradisional Yogyakarta," imbuhnya.
Salah satu hal yang menjadi sorotan dan perdebatan mengenai riasan Paes Ageng Yogyakarta yang dikenakan Luna Maya adalah tidak digunakannya Prada atau Prodo.
Dalam pakem Paes Ageng Yogyakarta, penggunaan prada (lapisan warna keemasan) pada beberapa bagian riasan, terutama di dahi mengikuti bentuk paes dan pada godheg, merupakan ciri khas yang penting. Prada memberikan kesan mewah, anggun, dan memancarkan aura keemasan pada pengantin.
Ketidakadaan prada pada riasan Luna Maya inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa sebagian pihak menilai riasannya kurang sesuai dengan pakem Paes Ageng Yogyakarta.
Selain tidak menggunakan prada, bentuk alis yang tidak bercabang juga menjadi poin lain yang diperbincangkan terkait riasan Paes Ageng Yogyakarta Luna Maya.
Dalam pakem Paes Ageng Yogyakarta, bentuk alis yang benar adalah "alis nanggal sepisan" yang menyerupai bentuk bulan sabit yang sempurna dan bercabang di ujungnya, membentuk seperti ekor ikan atau disebut juga "sirat" dan memiliki makna filosofis tersendiri.
Sedangkan pada riasan Luna Maya, alisnya terlihat dibentuk secara modern tanpa adanya cabang di bagian ujungnya. Hal ini tentu berbeda dengan pakem tradisional Paes Ageng Yogyakarta yang sangat menekankan pada detail bentuk alis ini.
Ketidaksesuaian pada detail alis ini, bersama dengan ketiadaan prada, semakin memperkuat anggapan sebagian orang bahwa riasan Luna Maya menyimpang dari pakem Paes Ageng Yogyakarta.