Momen ini memperlihatkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat di tengah masyarakat Bengkulu dari berbagai kalangan.
Salah satu yang menarik perhatian publik adalah menu yang disajikan di acara makan besar yang terbilang lengkap, mencerminkan konsep 4 sehat 5 sempurna.
Dalam satu piring besar pun komplit, ada nasi dengan lauk pauk yang terdiri dari tempe orek, telur balado, ikan asam manis, bahkan ada rendang serta lalapan timun dan dilengkapi buah pisang ditambah kerupuk yang menggugah selera.
"Satu piring besar menunya lengkap, menyala nih Willie Salim. Pecah rekor 100 ribu warga Bengkulu pulang dengan perut kenyang, semoga berkah!" komentar salah satu warganet yang ikut acara makan besar yang postingannya diunggah ulang di insta story Willie Salim.
Menu lengkap yang disajikan dalam seporsi makan besar bersama Willie Salim dan Ustadz Derry Sulaiman di Bengkulu ini membuat sejumlah netizen membandingkannya dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintah.
"Menunya komplit, MBG sih gak ada apa-apanya mungkin karena minim budget, tapi keren sih bahannya juga sumbangan dari warga Bengkulu sendiri dari hewan ternak dan hasil melaut nelayan," komentar salah satu netizen.
Program MBG sendiri sebelumnya sempat ramai menuai kritik karena menu yang disajikan dinilai kurang memenuhi standar gizi, padahal program yang diinisiasi Prabowo-Gibran ini bertujuan mengatasi masalah stunting di Indonesia.
Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) mengkritik bahwa program tersebut lebih terfokus pada pemberian makan bergizi di sekolah-sekolah untuk siswa, padahal target utama untuk mengatasi stunting seharusnya adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Terlepas dari hal tersebut, keberhasilan acara ini juga membawa kebahagiaan tersendiri bagi Willie Salim setelah sebelumnya sempat menuai kontroversi terkait konten masak rendang di Palembang yang viral di media sosial.
Baca Juga: Geger Menu MBG Versi Ramadhan! Nasi Diganti Biskuit, Netizen Heboh Soroti Gizi dan Harga
Meski ia pernah dihujat karena dinilai mencoreng nama baik Palembang, namun Willie Salim dinilai belajar dari kesalahan dan terus berbenah tanpa berhenti mengurungkan niatnya berbagi kebaikan untuk sesama.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari pemerintah serta masyarakat setempat, Willie berhasil menggelar acara yang mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini