"Makanya saya ngerasa ini ada yang salah dengan hidup ini dan sempat ada kegalauan, ngobrol pun sama teman juga masih gak nemu jawaban sampe aku lihat orang jumatan," ungkap Steven.
"Pernah pas aku nongkrong di warung lihat mukanya orang berangkat jumatan tuh sebel gitu murem, terus balik-balik tuh kaya seneng wajahnya sumringah gitu, itu yang bikin penasaran dan tertarik belajar islam," sambungnya.
Berkaca pada hal ini, Ustadz Felix menjelaskan bahwa hidayah bisa datang dari siapa saja dan kapanpun bahkan dari hal remeh seperti yang diceritakan Steven.
"Ada hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah pernah berkata, 'jangan meremehkan sedikit pun kebaikan walaupun hanya bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri'," tuturUstadz Felix.
"Nah Steven ngelihat orang habis sholat jumat entah karena jemaah itu dapat Jumat berkah apa gimana, ya tapi karena bisa jadi petunjuk buat seseorang menemukan jalannya bertemu Islam, indah banget," imbuhnya.
Lebih lanjut, Steven juga mengungkap alasannya memeluk Islam karena ajaran agama ini diyakini bisa menuntunnya menuju jalan hidup yang benar.
"Alasan saya mutusin masuk islam itu karena agama ini memberikan 'way of life'," ucap Steven
"Saya ngerasa seluruh agama itu nggak kaya Islam gitu semuanya diatur mulai ibadah bahkan sampai jodoh juga diatur ada kriterianya," katanya.
Steven mengaku tidak menyesal masuk Islam karena ia merasa semua aturan dalam agama ini dapat diterima dengan akal sehat dan terbukti logis.
"Nah menurutku ini keputusan yang tepat karena aku memilih agama yang lengkap semuanya ada jawabannya kalo kita baca (Al Qur'an) makanya gak ada penyesalan sama sekali masuk Islam," lanjut Steven.
"Semuanya logic kaya muslim ga boleh minum alkohol karena itu menurutku gak sehat, terus puasa juga itu sesuai sama yang selama ini aku rasakan manfatnya dari rutin intermitent fasting, semuanya kaya ditentukan berdasarkan ilmu dan masuk akal menurutku," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini