Suti Karno yang saat ini menyandang predikat difabel tersebut kemudian mengatakan bahwa atas inisiatif temannya tersebut akhirnya ia menemui komunitas difabel.
Kondisi kakinya yang telah diamputasi itulah yang menurutnya membuatnya mudah diterima difabel lainhya sehingga akhirnya terbentuklah komunitas itu.
Tujuan utama dari dibentuk komunitas difabel tersebut menurutnya sebagai upaya agar anak-anak difabel yang memiliki bakat luar bisa tampil di publik.
Ia juga menyampaikan bahwa di sisa hidupnya ia tak bisa meninggalkan warisan harta kepada siapapun, untuk itu ia hanya ingin meninggalkan nama baik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!