Alhasil, jika pemasukan tidak memenuhi target, sudah menjadi konsekuensi pembayaran gaji harus direlakan para karyawan maupun direksi tidak dibayarkan secara penuh.
“Bahkan sampai penerimaan gaji yang sampai 40-30 persen dari yang seharusnya dibayarkan,” ungkapnya.
Dikatakan Ifan, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak beberapa bulan ke belakang.
Kondisi tersebut, masih kata Ifan, juga diperparah dengan bangunan tua dan minimnya peralatan yang dimiliki PFN.
Menurut Ifan, selama ini PFN bisa hidup hasil dari menyewakan ruangan-ruangan di bangunan tua yang dimiliki.
“Ada yang disewakan dari coffee shop, LBH, travel umroh, billiard sampai ke tempat lomba kicau burung,” tandasnya.
Unggahan Ifan ini pun mendapat banyak dukungan dari sesama publik figur Tanah Air. Mereka percaya Ifan mampu membawa PFN ke jalur yang lebih baik.
“Semangat pak Ketua. Semoga Allah mudahkan pak Ketua dalam mengemban amanah yang tak mudah ini. Semoga perfilman Indonesia bisa mendunia,” tulis akun @jaldxxx.
“Bismillah, luruskan niat, ikhtiar sepenuh hati, kita pastinya support untuk amanah besar ini,” tulis akun @muhammadirxxx.
“Bismillah bisa. Bangkitkan lagi PFN mas bro, bikin kami bangga,” tulis akun @lajalapxxx.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI