SketsaNusantara.id - Sutradara film Joko Anwar ikut meluapkan emosinya saat menyoroti kasus mega korupsi yang makin merajalela di Indonesia.
Baru-baru ini, terungkap kasus korupsi Pertamina yang merugikan negara mencapai Rp 193,7 triiun sebagaimana diungkapkan Kejaksaan Agung (Kejagung) pada hari Selasa, 25 Februari 2025.
Mirisnya, Kejaksaan juga menyebut soal modus kasus korupsi Pertamina dengan blending alias mengoplos bahan bakan minyak (BBM) RON 90 atau menjadi RON 92 atau Pertamax.
Pertamax oplosan itu bahkan sudah dijual dan beredar di masyarakat sejak bulan Juli 2018 lalu yang seketika menuai kecaman publik hingga membuat masyarakat marah.
Banyak warganet yang mengaku tertipu dan merugi karena selama ini membeli BBM Pertamax dari SPBU resmi dan diketahui ternyata adalah hasil oplosan yang dilakukan dirut Pertamina Patra Niaga selama 6 tahun terakhir.
Warganet meluapkan kekecewaannya di media sosial, tak terkecuali Joko Anwar yang bahkan ikut menuliskan kata-kata umpatan menanggapi kasus mega korupsi yang lagi-lagi terjadi di Indonesia.
Baca Juga: Sentuh Angka Miliaran, Segini Total Besaran Gaji Jajaran Direksi PT Pertamina Patra Niaga
Melalui akun X miliknya, Joko Anwar ikut miris dengan nasib rakyat yang selama ini ikut menyumbang pendapatan negara dengan beli Pertamax non-subsidi, tapi malah dikorupsi oleh Pejabat-Pejabat Pertamina Patra Niaga.
"Berita buruk termasuk mega korupsi di Indonesia bagi kita rakyat udah kayak minum obat. Sehari 3 kali," tulis Joko Anwar dikutip SketsaNusantara.id dalam cuitannya di akun X @jokoanwar yang diunggah hari Rabu, 26 Februari.
"BANGSAT BANGSAAAATTTT!! Gini amat nasib kita, saaaatttt...! Ratusan triliun udah kayak nggak ada artinya, Saaattt...!!" pungkasnya.
Postingan Joko Anwar ini mencuri perhatian publik. Bukannya mendapat sambutan positif, Joko Anwar malah kena sentil netizen yang mengungkit dukungan sang sutradara untuk Jokowi di Pemilu tahun 2014 lalu.
"Semua (kasus mega korupsi) ini tidak terlepas dari perilaku orang iseng 11 tahun lalu yang menganggap pemilu saat itu sangat krusial dan menganggap golput udah gak cool lagi," tulis akun @denismalhotra.