SketsaNusantara.id – Armor Toreadore telah divonis 4,5 tahun penjara atas kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Cut Intan.
Namun, di tengah hukuman yang dijalaninya, ia kini juga menghadapi gugatan cerai dari sang istri.
Menariknya, pihak kuasa hukum Armor justru mempertanyakan keseriusan Cut Intan dalam menggugat cerai.
"Serius nggak sih mau cerai?" kata Irwansyah, pengacara Armor Toreadore, dalam sebuah wawancara yang dikutip dari kanal YouTube Starpro Indonesia.
Irwansyah menilai ada kejanggalan dalam langkah hukum yang diambil oleh Cut Intan.
Jika memang serius ingin berpisah, seharusnya gugatan diajukan ke Pengadilan Agama Cibinong—sesuai dengan domisili Cut Intan.
Namun, nyatanya gugatan malah didaftarkan ke Pengadilan Agama Tigaraksa.
"Kenapa harus ke Tigaraksa? Kenapa nggak langsung ke Pengadilan Agama Cibinong?" imbuhnya.
Menurut Irwansyah, dalam sistem hukum Islam, gugatan cerai biasanya diajukan di pengadilan yang sesuai dengan tempat tinggal istri.
Dengan fakta bahwa sebelumnya Armor sudah divonis dalam kasus KDRT, seharusnya proses perceraian bisa lebih mudah jika dilakukan di Cibinong.
Sementara itu, terkait kasus KDRT, jaksa telah mengajukan banding karena vonis 4,5 tahun yang dijatuhkan kepada Armor lebih rendah dari tuntutan awal, yakni 6 tahun penjara.
Di sisi lain, pihak Armor menerima putusan tanpa mengajukan banding.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Armor Toreador Pernah Konsultasi ke Psikolog atas Perilaku KDRT, Pengacara Bongkar Faktanya
Soroti Ulang Video Keji KDRT Armor Toreador ke Cut Intan Nabila, Sarwendah: Sudah Tak Punya Jiwa Manusiawi...
Pelan-Pelan Terbongkar! Intan Nabila Akhirnya Curhat Selama Jadi Korban KDRT, Begini Kelakuan Bengis Armor Toreador
Pamit Pindah dari Bogor! Cut Intan Nabila Mantap Bercerai, Tak Ingin Lagi Jadi Korban KDRT Armor Toreador
Sidang Perdana Kasus KDRT Intan Nabila! Armor Toreador Ungkap Sejumlah Penyesalan, Netizen Salfok Sama Ekspresinya