Uya Kuya memberitahukan bahwa bahwa video yang dibuatnya adalah untuk menginformasikan situasi kebakaran di Los Angeles, dimana konten itu adalah permintaan wartawan Indonesia.
3. Sudah Izin dari Pihak Berwenang
Uya Kuya juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah memperoleh izin dari pihak berwenang, termasuk FBI sebelum merekam di lokasi kejadian.
4. Video Sudah Dihapus
Setelah ditegur oleh warga lokal, Uya Kuya sesegara mungkin menghentikan pembuatan video dan menghapusnya.
Ia menduga ada kesalahpahaman yang terjadi karena mereka berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia.
Jadi warga setempat mungkin saja mengira kalau mereka memanfaatkan situasi itu hanya demi keuntungan pribadi.
5. Ke AS dalam Masa Reses
Lebih lanjut, Uya Kuya menyampaikan bahwa kunjungannya ke AS dilakukan usai menyelesaikan tugas reses di Jakarta.
Selain berlibur, ia juga menyebutkan kerap kali membantu WNI yang ikut terdampak dari musibah kebakaran.
6. Memakai Uang Pribadi
Uya Kuya pun memastikan bahwa kunjungannya ke AS dilakukan dengan memakai uang sendiri dan tentunya sudah mendapatkan izin.
Jadi itulah tadi sejumlah fakta dari viralnya Uya Kuya dan keluarganya karena dinilai tak bersimpati kepada para korban kebakaran di AS.***
Artikel Terkait
Nikita Willy Lakukan Hal Mengejutkan saat Kontraksi, Ada Rahasia di Balik Kelahiran Anak Keduanya di Los Angeles
Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty Bagikan Momen Liburan Bersama di Los Angeles, Hampir Batal?
Tragedi Kebakaran Los Angeles, Gimana Kabar Keluarga Kecil Nikita Willy? Beri Respon Melalui Media Sosial: Halo Semua...
Kebakaran Hutan di Amerika Serikat Tak Kunjung Padam, Ustadz Khalid Basalamah Kaitkan dengan Pesan Allah dalam Surat Al Baqarah, Apa Isinya?
Beredar Video Kebakaran Bak 'Neraka' di Amerika Serikat, Netizen Kaitkan dengan Penderitaan Warga Gaza hingga 'Karma' Donald Trump
Kena Musibah, Agnez Mo Kesal dengan Agen Real Estate yang Naikkan Harga Sewa saat Mencari Rumah untuk Mengungsi Akibat Kebakaran di AS
Viral Gibran Rakabuming Raka Disebut Ikut Andil Selamatkan Warga Amerika Saat Kebakaran hingga Donald Trump Beri Pujian