Minggu, 19 Juli 2026

Emang Boleh? Putri Tasya Kamila Doyan Minum Jamu Saat Usianya 2 Tahun, Begini Anjuran Kemenkes Soal Pemberian Jamu pada Balita

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 17 Januari 2025 | 07:30 WIB
Ilustrasi pemberian jamu pada balita menurut anjuran Kemenkes RI dan berdasarkan pendapat dokter anak (pixabay/bule)
Ilustrasi pemberian jamu pada balita menurut anjuran Kemenkes RI dan berdasarkan pendapat dokter anak (pixabay/bule)

 

 

SketsaNusantara.id - Belum lama ini, Tasya Kamila berbagi cerita unik mengenai putrinya, Shanin, yang ternyata suka meminum jamu sejak kecil.

Dalam unggahan akun Instagram @tasyakamila pada Agustus 2023, mantan penyanyi cilik itu menceritakan kebiasaan Shanin meminum jamu yang bermula saat usia satu tahun.

Rasa ingin tahu sang anak muncul saat melihat Tasya menikmati jamu kunyit asam. Tak disangka, meskipun rasanya cenderung asam, Shanin justru ketagihan minum jamu.

Baca Juga: Unik, Putri Tasya Kamila Ternyata Doyan Minum Jamu hingga Kuat Makan Pedas Saat Usianya 2 Tahun, Bikin Khawatir Netizen: Emang Boleh?

Kisah ini mengundang perhatian publik, terutama di media sosial. Banyak yang terkejut dan bertanya-tanya, apakah aman bagi balita mengonsumsi jamu.

Beberapa warganet juga khawatir terhadap dampaknya terhadap kesehatan mengingat kondisi pencernaan Balita yang terbilang masih rentan ketika menerima makanan atau minuman.

Lantas, benarkah Balita boleh minum jamu? Apa saja yang perlu diperhatikan seorang ibu saat memberikan jamu pada buah hati yang masih balita?

Baca Juga: Bocah 5 Tahun Hobi Bongkar Pasang Kipas Angin! Arrasya Punya Jawaban Gemes Saat Dinasehati Tasya Kamila

Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jamu merupakan minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan alami seperti rempah-rempah dan tanaman herbal yang baik dikonsuksi untuk kesehatan tubuh.

Hingga kini, Kemenkes RI memperbolehkan penggunaan obat tradisional, termasuk jamu, asalkan telah melalui uji klinis. Namun, pemberian jamu pada balita memerlukan perhatian khusus.

Menurut Drs. Ketut Ristiasa, Apt. selaku Kepala Direktorat Pengawasan Obat Tradisional Kemenkes, dosis jamu untuk anak di bawah lima tahun (balita) sebaiknya seperempat dari dosis orang dewasa.

Baca Juga: Agak Laen, Anak Tasya Kamila Ternyata Suka Koleksi Kipas daripada Mainan, Arrasya Kepikiran Bikin Project Ini Bareng Sang Ayah di Masa Depan

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: kemenkes.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X