SketsaNusantara.id - Sutradara Hanung Bramantyo komentari rencana pemotongan anggaran perjalanan dinas sebesar 50% dari Kementerian Agama.
Dalam sebuah postingan di instagram story miliknya, Hanung mengunggah berita dari media online berjudul 'Potong Anggaran Perjalanan Dinas 50%, Menag: Sehari Nongol Sisanya Jalan-jalan'.
Saat ditelusuri, Menteri Agama, Nasaruddin Umar memang berencana untuk memotong anggaran perjalanan dinas. Ia menilai perjalanan dinas Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag tidak efektif.
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta itu menganggap perjalanan dinas justru lebih banyak agenda jalan-jalan daripada study banding.
Nasaruddin bahkan berencana menggantikannya dengan pertemuan daring via zoom.
Menanggapi berita tersebut, Hanung Bramantyo melalui unggahan instagram story mengaku setuju dengan rencana kebijakan Kemenag.
"Setuju pak Nasaruddin, saya saksinya," tulis Hanung di instagram story @hanungbramantyo.
Suami dari Zaskia Adya Mecca itu menyebut memiliki pengalaman saat ikut perjalanan dinas bersama para pejabat.
Ia membeberkan fakta soal kegiatan para pejabat saat study banding ke Eropa. Bukannya belajar, kegiatan itu justru didominasi study oleh-oleh.
"Ikut studi banding ke Eropa bersama rombongan UMKM, lebih banyak study oleh-oleh daripada study beneran," sindirnya.
Artikel Terkait
Kalahkan Anak Meisya Siregar dan Zaskia Adya Mecca Pada Ajang Gadis Sampul 2024, Inilah Profil Singkat Sydney Azkassya Yusuf, Putri Tunggal Cut Tari
Gemas! Momen Fuji Didekati Aisar Khaled di Atas Ring Tinju Bikin Netizen Heboh, Maen Nyosor Aja...
Jadi Sorotan! Inilah Profil Aisar Khaled YouTuber Malaysia yang Sedang Dekati Fuji
Dikenal Meroket Lewat Jalur Duka, Segini Tarif Endorse Fuji dalam Sekali Posting, Nilainya Cukup Fantastis
Berapa Penghasilan Aisar Khaled? Sosok Youtuber Malaysia yang Sedang Disorot Karena Dekati Fuji
Heboh Klarifikasi Alshad Ahmad Soal Masa Lalunya dengan Nissa Asyifa, Netizen Singgung Keseriusannya Bersama Tiara Andini
Agus Salim Tak Terima Tawaran Rp300 Juta Denny Sumargo Dibongkar, Sebut Ada Penggiringan Kebencian Publik pada Dirinya