SketsaNusantara.id - Garin Nugroho meraih Piala Citra ketiganya dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2024.
Film Samsara yang digarapnya berhasil mengalahkan karya sutradara lainnya seperti Joko Anwar dengan Siksa Kubur dan Yandi Laurens (Jatuh Cinta Seperti di Film-Film).
Sutradara sekaligus penulis skenario dan produser film ini pun memberikan pidato singkat usai menerima Piala Citra kategori Sutradara Terbaik.
Dalam sambutannya, Garin Nugroho sempat mengaku takut dianggap politik dinasti.
“Saya agak takut juga nanti dikira politik dinasti,” selorohnya seperti dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Festival Film Indonesia.
Ungkapan Garin Nugroho tersebut tak lepas dari kehadiran sang menantu, Ifa Isfansyah sebagai pembaca nominasi sutradara terbaik pada FFI 2024.
Tak hanya itu, rupanya anak perempuan Garin Nugroho sekaligus istri Ifa Isfansyah juga turut menjadi Duta FFI 2024.
terlebih juga putri saya Kamila Andhini jadi Duta FFI,” ujarnya lagi.
Namun yang lebih menohok, Garin Nugroho menyebut kemenangannya bukan lewat undang-undang.
“Tapi ini nggak lewat Undang-Undang dan tidak lewat keputusan ya. Jadi pasti tidak politik dinasti,” tambahnya lagi.
Artikel Terkait
3 Fakta Film Kaka Boss, Debut Sutradara Arie Kriting, Kisahkan Orang Indonesia Timur
Sinopsis Induk Gajah 2, Sutradara Muhadkly Acho Bikin Konflik Lebih Dalam
Ramai Jadi Sorotan, Siapa Orang Tua Rizki Natakusumah? Ini Kasus yang Menyeret Nama Mertua Beby Tsabina, Main Politik Dinasti?
Keluarga Rizki Natakusumah Disorot Usai Suami Beby Tsabina Bertahan di Kursi DPR RI 2 Periode, Politik Dinasti Banten?