SketsaNusantara.id- Kabar mengejutkan datang dari artis Baim Wong yang telah menggugat cerai istrinya Paula Verhoeven melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Gugatan cerai talak yang diajukan oleh Baim Wong terhadap Paula Verhoeven resmi didaftarkan pada hari Selasa, 8 Oktober 2024 berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari akun instagram @lambe_turah.
Permohonan talak cerai Baim Wong sendiri sudah teregister dalam nomor perkara 3477/Pdt.G/2024/PA.JS per 8 Oktober 2024.
Lantas, bagaimanakah perjalanan cinta Baim Wong dengan Paula Verhoeven sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah? Simak selengkapnya berikut ini.
1. Pertemuan pertama
Baim Wong dan Paula Verhoeven mengaku saling mengenal untuk yang pertama kalinya hanya lewat akun Instagram atau lebih tepatnya dari direct message (DM).
Melalui DM itulah hubungan mereka terus menjadi dekat, walau Paula sempat ragu kepada Baim yang saat itu mengirimkannya DM dikenal mempunyai banyak pacar.
Baca Juga: Heboh Baim Wong Gugat Cerai Paula Verhoeven, Warganet Pertanyakan Penyebabnya: Kali Ini Ada Apa?
Sahabat Baim Wong juga ternyata menjadi mak comblang dan sempat akan mempertemukan keduanya, namun hal itu tak dapat terealisasi hingga Baim sendirilah yang berinisiatif mengirimkan pesan DM kepada Paula.
2. Berpacaran
Setelah saling mengirimkan pesan, Paula dan Baim mengatakan kalau mereka hampir setiap hari bertemu dan menghabiskan waktu bersama.
Hubungan mereka berdua semakin intens, baik Paula maupun Baim akhirnya yakin menjalin cinta dan memutuskan berpacaran.
Artikel Terkait
Baim Wong Akui Tak Tahu Paula Verhoeven Umroh, Spekulasi Keretakan Rumah Tangga Kian Menguat
Baim Wong Gugat Cerai Paula Verhoeven di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Ini 2 Hal yang Dituntut
Tak Hanya Talak Cerai, Baim Wong Juga Ajukan Hal Ini Kepada Paula Verhoeven
5 Fakta Rumah Tangga Baim Wong dan Paula Verhoeven: Rumor Pisah Rumah Sejak Lama hingga Ajukan Cerai Talak
Gugat Cerai Paula Verhoeven, Baim Wong Blak-blakan Ungkap Dikhianati Dua Orang Terdekat! Paula Selingkuh dengan Teman Baik Baim?