Kamis, 4 Juni 2026

Bikin Parodi Satir, Bintang Emon Sindir Netizen yang Suka Penasaran dengan Isu-Isu Tak Penting, Singgung soal Pola Pikir Masyarakat Indonesia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 10:00 WIB
Potret Bintang Emon yang bikin parodi singgung pemikiran masyarakat yang gampang teralihkan dengan isu tak penting saat ini. (Instagram/bintangemon)
Potret Bintang Emon yang bikin parodi singgung pemikiran masyarakat yang gampang teralihkan dengan isu tak penting saat ini. (Instagram/bintangemon)

 

SketsaNusantara.id - Komika Bintang Emon singgung soal pola pikir masyarakat di Indonesia saat ini yang gampang terpengaruh dengan hal-hal tak penting.

Hal ini ditunjukkan dengan membuat video parodi satir yang diunggahnya di akun Instagram pada hari Rabu, 2 Oktober 2024.

Pada postingan video berdurasi satu menit, Emon berkolaborasi dengan Jerome Polin memparodikan seandainya orang bisa diservis layaknya handphone.

Baca Juga: Fakta di Balik Orasi Bintang Emon saat Aksi Peringatan Darurat, Pakai Fasilitas Partai?

Dalam video tersebut, Emon menganalogikan seseorang seperti handphone yang ingin diservis karena memorinya lemot alias lama berpikirnya.

Jerome Polin yang berperan sebagai tukang servis kemudian menyebut banyaknya aplikasi tidak penting yang memakan banyak memori sehingga membuat pola pikir orang jadi lambat.

Emon mengeluh orang yang dibawanya mikirnya lama dan susah bersaing dalam kompetisi, namun tak mau mereset memori padahal itu adalah solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah.

Baca Juga: Kembali Ungkit Kasus Dugaan Gratifikasi Kaesang dan Erina Gudono, Bintang Emon: Itu yang Bikin Saya Muak!

"Ini sih RAM nya udah kecil banyak aplikasi gak penting masih disimpan, aku reset memorinya ya?" kata Jerome Polin dalam video parodi yang diunggah akun @bintangemon.

"Jangan dong, ini memorinya penting semua. Dia tahu kasus perselingkuhan artis 2024, mana saja artis yang lagi terlibat konflik, sama agama-agama artis terkenal ternyata gak semua muslim lho," kata Bintang Emon dan temannya dalam video.

Jerome Polin lantas kebingungan dan menyebut memori penting yang seharusnya disimpan bukan hal seperti yang disebutkan bintang emon dan temannya itu.

"Tapi aplikasi yang penting itu kan harusnya critical thinking (berpikir kritis), harus bisa bagaimana mengelola emosional, bisa berpikir jangka panjang, dan rasa penasaran gitu loh," ungkap Jerome.

Emon kemudian menjawab komentar Jerome soal rasa penasaran dengan menyinggung soal kasus Vadel yang berseteru dengan keluarga Lolly yang masih jadi perhatian publik saat ini.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X