Minggu, 19 Juli 2026

Profil Ipang Lazuardi: Penyanyi yang Jadi Bintang Tamu Penutupan PON XXI Aceh-Sumut 2024

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Minggu, 22 September 2024 | 11:00 WIB
Penutupan acara PON XXI Aceh-Sumut 2024 oleh Ipang Lazuardi. (X/ @ibukostreborn)
Penutupan acara PON XXI Aceh-Sumut 2024 oleh Ipang Lazuardi. (X/ @ibukostreborn)

 

SketsaNusantara.id – Suasana gemilang menyelimuti malam penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, yang digelar di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, pada Jumat (20/9).

Acara ini tidak hanya menandai berakhirnya ajang olahraga terbesar di Tanah Air, tetapi juga berhasil menyulap malam tersebut menjadi lebih istimewa dengan kehadiran bintang tamu legendaris, Ipang Lazuardi.

Ipang Lazuardi, yang sudah lama dikenal sebagai penyanyi dengan suara khasnya, menyihir penonton lewat penampilannya, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari laman kemenpora.go.id.

Baca Juga: 4 Fakta Polemik Menu Makanan PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang Viral, Ternyata Pakai Jasa Perusahaan Katering Jakarta

Penyanyi yang melejit lewat deretan soundtrack film-film Indonesia ini kembali memukau panggung dengan salah satu karyanya yang paling populer, Ku Tunggu Senyummu, dari film Sayap-Sayap Patah.

Karya ini mendapat tempat di hati para penggemar setelah sukses menjadi bagian dari deretan soundtrack legendaris lainnya seperti Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.

Lagu Ku Tunggu Senyummu pertama kali dirilis pada 1 Juli 2022 melalui kanal YouTube Denny Siregar Production.

Baca Juga: Miris! Diberi Budget Rp50 Ribu, Menu Konsumsi PON Aceh-Sumut Cuma Seharga Rp9.500? Ternyata Ini Isinya...

Lagu ini tidak hanya membawa suasana emosional, tetapi juga terinspirasi dari kisah cinta yang luar biasa di balik tragedi kerusuhan Brimob 2018.

Film Sayap-Sayap Patah yang memuat lagu ini pun sukses di layar lebar dan menambah daftar panjang prestasi Ipang di dunia musik film.

Ipang, dengan nama asli Irfan Fahri Lazuardy, lahir di Bandung pada 6 Januari 1972.

Baca Juga: Detik-Detik Atap Venue Cabor Menembak PON 2024 di Aceh Besar Ambruk, Netizen: PON Terburuk!!

Ia telah aktif di dunia musik sejak 1992 dan dikenal sebagai musisi serba bisa yang mampu menjangkau berbagai genre, mulai dari Pop Rock, Soft Rock, hingga Rock Alternatif.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemenpora.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X