Aktor bernama asli Uhm Hong Sik tercatat menggunakan obat-obatan terlarang jenis propofol, ketamine, midazolam, zolpidem dan remimazolam hingga 181 kali dengan dalih susah tidur atau sebagai penenang untuk mengatasi kecemasan berlebih.
Jaksa menuntut Yoo Ah In karena nekat menggunakan resep atas nama orang lain, mencoba merusak bukti-bukti hingga mengajak teman-temannya memakai ganja, meski tuduhan itu dibantah tim hukum sang aktor.
Selain itu, Yoo Ah In juga diduga melanggar hukum karena temannya berusaha membungkam para saksi agar sang aktor bisa kabur dari tuduhan penyalahgunaan narkoba.
Yoo Ah In pun mengaku telah menggunakan ganja, namun ia membantah menggunakan obat-obatan secara ilegal karena memang obat yang dikonsumsinya memang sudah diresepkan dokter untuk mengatasi gangguan panik dan depresi sesuai pengawasan medis.
Sementara itu, tim hukum Yoo Ah In telah memberikan pernyataan resmi dan mengklaim soal tuduhan pelecehan seksual terhadap kliennya adalah kabar yang tidak benar.
Pengacara Yoo Ah In dari Firma Hukum DongJin juga meminta publik untuk menghindari membuat spekulasi berlebihan dan tak perlu mengenai kehidupan pribadi kliennya apalagi belum ada bukti yang jelas terkait laporan tersebut.
"Tuduhan mengenai Yoo Ah In yang melakukan pelecehan seksual itu sama sekali tidak benar," ungkan pengacara Yoo Ah In kepada wartawan pada hari Kamis, 26 Juli 2024, dikutip dari AllKpop.
"Mohon jangan membuat spekulasi berlebihan yang tak perlu tentang kehidupan pribadi sang aktor," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Ini Kata Ustad Derry Terkait Wanda Hara Memakai Niqab: Nabi Yusuf juga Pakai Penutup Wajah Tapi...
Sinopsis Love in the Big City, Film Drama Romantis Kim Go Eun, Cek Jadwal Tayangnya
NSWER Merapat! NMIXX Dikonfirmasi Akan Comeback Lewat Mini Album Ketiga Agustus Mendatang, Cek Jadwal Promosinya
Diduga Berkaitan dengan Permasalahan CEO Ador, Park Jiwon Mengundurkan Diri Sebagai CEO Hybe Labels
Profil Alam 'Mbah Dukun', Lolos Bacawali Kota Banjar Jalur Independen, Ini Sepak Terjangnya di Dunia Musik
Melek Isu Lingkungan, 300.000 Pohon Bakau Ditanam HYBE Labels Sejak Tahun 2022