Minggu, 19 Juli 2026

Sarwendah Buka Suara soal Tudingan Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak, Kuasa Hukum Ungkap Fakta yang Selama Ini Tak Banyak Diketahui

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 1 Juni 2026 | 17:00 WIB
Sarwendah. (Instagram.com/@sarwendah29.)
Sarwendah. (Instagram.com/@sarwendah29.)

SketsaNusantara.id - Polemik hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, isu yang mencuat berkaitan dengan pertemuan Ruben dengan kedua anaknya setelah perceraian mereka.

Sebelumnya, Ruben Onsu mengungkapkan keluhannya terkait kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya. Pernyataan tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dan menjadi pembahasan di kalangan penggemar.

Menanggapi hal itu, Sarwendah melalui tim kuasa hukumnya memberikan klarifikasi. Pihak Sarwendah membantah adanya tindakan yang menghalangi atau mempersulit Ruben untuk bertemu dengan anak-anak mereka.

Baca Juga: Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Sindiran Sarwendah dan Tuduhan Pesugihan Gunung Kawi yang Viral

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, menegaskan bahwa klien mereka tidak pernah menutup akses bagi Ruben untuk bertemu dengan Thalia dan Tania. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu, 31 Mei.

Chris mempertanyakan dasar tudingan yang menyebut Sarwendah menghambat pertemuan antara Ruben dan anak-anak. Menurutnya, selama ini kliennya tidak pernah melarang ataupun membatasi kesempatan tersebut.

"Bukti mempersulitnya yang mana? Karena klien kami dengan tegas menyatakan kepada kami bahwa tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya," kata Chris.

Baca Juga: Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Tuduhan Tidak Ikut Bangun Rumah Sarwendah, Ini Klarifikasinya

Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap Sarwendah di tengah munculnya tudingan yang berkembang di publik. Tim kuasa hukum menyebut bahwa kesempatan bertemu anak selalu tersedia selama tidak mengganggu aktivitas yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Selain itu, pihak Sarwendah juga mengungkapkan bahwa komunikasi terkait keinginan bertemu anak disebut belum pernah disampaikan secara langsung kepada klien mereka. Menurut penjelasan kuasa hukum, tidak ada permintaan yang disampaikan melalui pesan maupun kunjungan langsung ke rumah.

Tim kuasa hukum menilai bahwa komunikasi menjadi bagian penting dalam mengatur pertemuan dengan anak-anak. Karena itu, mereka menegaskan bahwa pintu untuk bertemu tetap terbuka selama dilakukan dengan koordinasi yang baik.

Lebih lanjut, pihak Sarwendah menjelaskan bahwa tidak ada larangan bagi Ruben untuk datang dan menemui anak-anaknya. Namun, pertemuan tersebut diharapkan tidak berbenturan dengan agenda yang sudah lebih dulu disusun.

"Karena klien kami sudah tegas ke kami menyatakan, 'Kami tidak mempersulit satu hari pun dia mau datang silakan, mau lihat silakan, mau ketemu silakan, tetapi tidak boleh berbenturan dengan jadwal yang sudah ada'," lanjutnya.

Penjelasan itu sekaligus menjadi jawaban atas keluhan yang sebelumnya disampaikan Ruben Onsu. Pihak Sarwendah menegaskan bahwa kepentingan dan aktivitas anak-anak tetap menjadi prioritas dalam pengaturan jadwal pertemuan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X