SketsaNusantara.id - Ajang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan ketidakadilan dalam proses penilaian saat babak final. Polemik itu ramai diperbincangkan di media sosial setelah video cuplikan perlombaan tersebar luas dan memancing reaksi warganet.
Kontroversi bermula ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak disebut telah memberikan jawaban yang benar dalam sesi rebutan. Namun jawaban tersebut dinilai tidak sah oleh juri dengan alasan artikulasi peserta dianggap kurang jelas terdengar.
Yang kemudian memicu perdebatan publik adalah keputusan juri saat kelompok lain memberikan jawaban dengan isi serupa, tetapi justru dinyatakan benar dan memperoleh poin. Perbedaan keputusan itu membuat banyak pengguna media sosial menilai adanya ketidakkonsistenan dalam penilaian lomba.
Video cuplikan insiden tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan memancing gelombang kritik dari masyarakat. Banyak warganet mempertanyakan profesionalitas dewan juri serta mekanisme penilaian dalam lomba yang membawa nama lembaga negara tersebut.
Sorotan terhadap polemik itu semakin besar setelah Fiersa Besari ikut memberikan komentar melalui akun media sosial pribadinya pada 11 Mei 2026. Dalam unggahannya, Fiersa melontarkan sindiran yang kemudian viral dan ramai dibagikan ulang oleh pengguna internet.
“Nyalahin artikulasi. Itu cerdas cermat atau Indonesian Idol?” tulis Fiersa dalam cuitannya.
Komentar tersebut langsung menarik perhatian publik dan ditonton puluhan ribu pengguna media sosial dalam waktu singkat. Banyak netizen menganggap sindiran Fiersa mewakili keresahan masyarakat terhadap keputusan juri yang dinilai tidak konsisten.
Sejumlah pengguna media sosial juga ikut menyampaikan kritik terhadap jalannya perlombaan. Ada yang menilai juri kurang memperhatikan jawaban peserta, sementara yang lain menduga adanya keberpihakan terhadap tim tertentu.
“Peserta diminta fokus mendengarkan pertanyaan, tapi juri malah tidak memperhatikan jawaban,” tulis salah satu akun dalam kolom komentar.
Baca Juga: Fiersa Besari Resmi Rilis Lagu Tulang Punggung, Lagu tentang Bertahan di Tengah Hidup yang Keras
Komentar lain bahkan menyoroti perbedaan keputusan terhadap jawaban yang dianggap sama persis antar peserta. Hal itu semakin memperkuat dugaan publik bahwa proses penilaian dalam lomba tersebut bermasalah.
Polemik ini menambah panjang daftar kritik terhadap pelaksanaan final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak. Sebelumnya, pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia juga telah menyampaikan permohonan maaf dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perlombaan serta kinerja dewan juri.
Artikel Terkait
Fiersa Besari Suarakan Keprihatinan dan Sindiran Pedas atas Dinamika Donasi Bencana Sumatra yang Membludak
Fiersa Besari Awali Comeback 2026 dengan Lagu Tulang Punggung, Akankah Dirilis Resmi?
Comeback Fiersa Besari ke Panggung Musik Berujung Insiden di Stasiun Gambir Istri Alami Kecelakaan Usai Manggung di Jakarta
Kronologi Aqia Ditabrak Mobil di Stasiun Gambir, Fiersa Besari Murka, Sopir Tawarkan Uang Damai Rp200 Ribu!
Kerugian Fiersa Besari Usai Insiden Istri Ditabrak Mobil di Stasiun Gambir Dari Biaya Rumah Sakit Hingga Tiket Kereta dan Penginapan Hangus
Siapa Istri Fiersa Besari? Inilah Aqia Nurfadla yang Kini Disorot Pasca Ditabrak Mobil, Sosoknya Dikenal Tertutup