Kamis, 4 Juni 2026

Fakta Baru Perceraian Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa, Sikap Tegas di Mediasi Bikin Proses Makin Cepat

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB
Momen Insanul Fahmi meminta maaf. (YouTube Cumicumi )
Momen Insanul Fahmi meminta maaf. (YouTube Cumicumi )

SketsaNusantara.id - Proses perceraian antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa memasuki babak baru. Sidang di Pengadilan Agama Medan, Sumatera Utara, menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Dalam tahap mediasi, sikap tegas akhirnya disampaikan oleh pihak tergugat.

Momen tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di tengah proses yang cukup panjang.

Publik menyoroti arah hubungan keduanya setelah berbagai dinamika yang terjadi sebelumnya. Pernyataan yang muncul dalam ruang mediasi pun langsung menjadi kunci arah perkara.

Kuasa hukum Mawa, Muhammad Idrus, mengungkapkan isi percakapan yang terjadi saat mediasi berlangsung. Ia menjelaskan bagaimana hakim mediator menanyakan keputusan terkait kelanjutan rumah tangga kedua pihak.

Baca Juga: Kasus Perceraian Viral! Wardatina Mawa Ajukan Tiga Tuntutan Nafkah kepada Insanul Fahmi, Berapa Jumlah Totalnya?

"Mediator menanyakan kepada tergugat ya, perihal apakah tergugat ingin berpisah atau tidak. Jawaban dari pihak tergugat bahwasanya pihak tergugat tidak keberatan untuk berpisah," ungkap Muhammad Idrus melalui wawancara daring belum lama ini.

Jawaban tersebut menunjukkan sikap yang jelas dari Insanul Fahmi. Pernyataan itu sekaligus menjadi indikasi bahwa proses perceraian dapat berjalan tanpa hambatan berarti dari pihak tergugat. Situasi ini juga menjawab berbagai spekulasi mengenai keinginan mempercepat proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga: Kuasa Hukum Insanul Fahmi Klaim Sikap Wardatina Mawa yang Batasi Komunikasi Anak, Tegas Harapkan Hal Ini

Menurut penjelasan Idrus, jawaban itu bisa ditafsirkan sebagai sinyal kuat terkait arah keputusan. Ia menilai bahwa keinginan untuk berpisah sudah cukup tergambar dari respons yang diberikan dalam mediasi tersebut.

"Berarti secara logika ya, itu sudah bisa menjawab ya pertanyaan cepat-cepat atau tidaknya itu ingin berpisah," tambah Idrus.

Dalam kesempatan yang sama, Idrus juga menggambarkan suasana pertemuan antara kedua pihak di ruang mediasi.

Ia menyebut sempat terjadi ketegangan, meski tidak berlangsung berkepanjangan. Komunikasi antara keduanya tetap berjalan selama proses berlangsung.

Ia bahkan menyampaikan suasana panas yang dirasakan saat itu, namun bukan disebabkan oleh konflik personal. "Mungkin panas tuh tadi, hawanya panas bener di luar. Matahari lah, bukannya yang lain-lain lho," katanya.

Setelah tahap mediasi selesai, proses hukum kini memasuki fase berikutnya. Kedua pihak masih menunggu laporan resmi hasil mediasi dari pengadilan. Laporan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan agenda sidang lanjutan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X