Minggu, 19 Juli 2026

Aurelie Moeremans Tidak Percaya Buku ‘Broken Strings’ Memberi Dampak Besar Hingga Dibawa ke DPR dan Dibahas di Sekolah

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Selasa, 10 Februari 2026 | 11:30 WIB
Buku ‘Broken Strings’ karya Aurelie Moeremans memberi dampak besar bagi masyarakat, dibawa ke DPR hingga dibahas di sekolah-sekolah. (Instagram/aurelie)
Buku ‘Broken Strings’ karya Aurelie Moeremans memberi dampak besar bagi masyarakat, dibawa ke DPR hingga dibahas di sekolah-sekolah. (Instagram/aurelie)

SketsaNusantara.id – Sempat membuat jagat maya heboh dengan kehadiran buku berjudul ‘Broken Strings’, Aurelie Moeremans, sang penulis, sempat tidak percaya jika bukunya ramai dibahas.

Inti dari buku tersebut adalah sebuah memoar atau kisah nyata perjalanan kelam Aurelie sebagai penyintas dari child grooming.

Child grooming adalah sebuah manipulasi emosional dan kekerasan dalam hubungan toksik yang dialami oleh Aurelie sejak usia 15 tahun.

Baca Juga: Aurelie Moeremans Sebut Dihantui 2 Ketakukan Ini Pasca Rilisnya Memoar 'Broken Strings', Istri Tyler Bigenho: Pertama, Aku Takut..

Lelaki bernama ‘Bobby’ yang disebut Aurelie sebagai pelaku child grooming, secara sistematis menjauhkan Aurelie dari keluarga dan lingkungan sosialnya.

Tidak hanya itu, Bobby juga disebut-sebut telah melakukan kekerasan verbal, fisik, bahkan seksual kepada Aurelie.

Hadirnya buku ‘Broken Strings’ membuat masyarakat perlahan menyadari betapa bahayanya perilaku child grooming.

Baca Juga: Aurelie Moeremans Tegas Tak Ingin Hadir di Podcast Usai Buku 'Broken Strings' Karyanya Viral, Ngaku Takut Gegara Ini

Rasa antusias masyarakat untuk membaca dan mengetahui masa lalu Aurelie, membuat istri dari Tyler Bigenho ini sempat merasa tidak percaya.

Hal ini diungkapkan oleh Aurelie di akun Instagram @aurelie pada 8 Februari 2026 berdasarkan pantauan tim SketsaNusantara.id.

“Aku masih tidak percaya dampak yang muncul dari bukuku ini,” tulis Aurelie dikutip oleh tim redaksi.

Baca Juga: Merasa Terancam oleh Roby Tremonti, Aurelie Moeremans dengan Dukungan Rieke Diah Pitaloka Siap Tempuh Jalur Hukum

Munculnya buku ‘Broken Strings’, membuat masyarakat mulai aware dan para korban child grooming berani menyuarakan kasus yang menimpanya.

“Orang-orang mulai berani speak up. Kasus-kasus grooming mulai terungkap dan diproses,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X