SketsaNusantara.id- Artis senior Ratna Listy menanggapi dua musibah yang belum lama ini menimpanya.
Dua musibah yang harus dihadapi Ratna Litsy tersebut adalah kopernya hilang di bandara dan ban mobilnya yang mendadak pecah.
Bukannya mengeluh, Ratna Listy justru bersyukur atas musibah itu dengan alasan kalau Allah SWT sedang sayang kepadanya.
"Habis dapat ujian koper hilang di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia dan sekarang ban mobil pecah di Tol Cipali," tulis Ratna Listy dalam caption di akun Instagramnya @ratna_listy yang dikutip SketsaNusantara.id pada Senin, 8 Desember 2025.
"Subhanallah, Allah sedang sayang sekali denganku," lanjutnya.
Pelantun lagu Tergila-Gila ini juga percaya kalau cobaan yang datang tak akan melebihi batas kemampuannya.
"Aku percaya, Allah tidak akan memberi ujian di luar batas kemampuan umat-Nya. Dan, semua orang sedang berjuang dengan ujiannya masing-masing," beber Ratna.
Lebih lanjut, Ratna Listy lebih memilih untuk mengambil hikmah dari rencana Tuhan untuknya maupun keluarganya.
"Aku tetap bersyukur dan saling mendoakan ya. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah. Amiin," tandas ahli spiritual dan pemilik kanal Mata Langit tersebut.
Sebagai informasi, Ratna Listy sempat kehilangan koper miliknya ketika tiba di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia pada November 2025 kemarin.
Kemudian ia kembali terkena musibah saat melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Madiun.
Artikel Terkait
Verrel Bramasta Pakai Rompi Anti Peluru saat Berkunjung ke Lokasi Bencana Banjir di Sumatra, Venna Melinda: Semangat ya, Anakku
Pasangan Calvin Jeremy dan Novia Santoso Dikaruniai Anak Pertama, Bayi Perempuan Namanya Masih Dirahasiakan
Prilly Latuconsina Dapat Kejutan Manis dari Sang Kekasih, Tiba-tiba Diajak Omara Esteghlal ke Yogyakarta Tengah Malam untuk Makan Kuliner Ini
Prilly Latuconsina Ungkap Rasa Bangga atas Prestasi Omara Esteghlal: Aku Terpukau Setiap Kali Nonton Filmnya
Ayah Pratama Arhan Meninggal Dunia, Azizah Salsha dan Sang Ibu Datang Melayat ke Blora
Bikin Merinding, Epy Kusnandar Lakukan Hal Tak Biasa Sehari Sebelum Wafat, Tiba-Tiba Ceramah dan Sampaikan Pesan Ini ke Karyawan-Karyawannya