“Alhamdulillah gua bertahan sampai selesai. Saat lulus SMA gua punya mimpi untuk bisa kuliah. tapi karena keadaan, gua simpan mimpi itu dan memutuskan untuk mencari kerja di pabrik,” tulisnya lagi.
Boah kemudian melanjutkan ceritanya dengan refleksi yang cukup mendalam tentang perjalanan hidup yang tidak pernah bisa ia prediksi.
Ia mengaku bahwa rencana awalnya adalah bekerja di sektor industri. Namun kenyataan di lapangan justru berbeda.
“Navigasi takdir mengarahkan gua bukan menjadi pekerja pabrik soalnya setiap ngelamar kerja selalu gagal karena tinggi badan hehe,” ungkapnya.
Ungkapan itu tidak hanya menunjukkan sisi humor khas seorang komika, tetapi juga memperlihatkan bagaimana faktor-faktor di luar kendali diri bisa menjadi hambatan yang menyulitkan.
Meski begitu, Boah menegaskan bahwa setiap penolakan tidak pernah membuatnya berhenti berusaha.
“Tidak apa, penolakan bukan berarti buat gua berhenti,” kata Boah.
Ia percaya bahwa setiap jalan memiliki alternatifnya masing-masing dan bahwa kegagalan bukanlah tanda untuk menyerah, melainkan petunjuk untuk mencari arah lain yang mungkin lebih cocok.
“Tiap jalan ada alternatif, ternyata jalan gua ada di pekerjaan yang tidak mementingkan tinggi badan dan pekerjaan inilah yang mengantarkan gua menempuh mimpi yang gua simpan,” tulis Boah.
Pekerjaan yang ia maksud tentu saja adalah dunia komedi, sebuah bidang yang membuka pintu baru baginya. Dunia yang tidak menilai dari penampilan fisik maupun latar belakang, tetapi dari kemampuan bercerita, menghibur, dan menyentuh hati banyak orang.
“Memang tidak mudah bekerja sambil kuliah, tapi percayalah gue sungguh mengusahakannya hingga tamat,” tulisnya penuh rasa bangga.
Boah Sartika bukan sosok baru dalam dunia hiburan. Ia dikenal luas sejak mengikuti ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 7 yang melahirkan banyak komika berprestasi di tanah air.
Selepas SUCI, Boah terus menghiasi panggung stand up comedy. Ia juga memperluas kariernya sebagai pemain film. Salah satu pencapaiannya adalah saat terlibat dalam film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! yang turut membawa namanya semakin dikenal.
Di tengah kesibukan sebagai komika dan aktris, Boah tetap memprioritaskan pendidikan. Wisudanya ini merupakan bukti nyata bahwa pekerja kreatif pun tetap bisa menyelesaikan studi di tengah jadwal yang padat.***
Artikel Terkait
Oki Rengga Ungkap Kesulitannya saat Harus Beradu Akting dengan Beby Tsabina, Bintang Film Agak Laen: Yang Jadi Tantangan...
Rilis Trailer Resmi, Ternyata Ini Sinopsis Film Agak Laen 2 Tayang 27 November 2025, Ernest Prakasa: Ini Versi Orinya
Beda-beda? 4 Sinopsis Film Agak Laen 2 Versi Indra Jegel hingga Oki Rengga, Ernest Prakasa: Gak Usah Percaya...
Ada Apa? Indra Jegel hingga Oki Rengga Minta Maaf Gara-gara Sinopsis Film Agak Laen 2, Muhadkly Acho: Makanya Sikap Tuh...
Netizen Soroti Klarifikasi Oki Rengga hingga Indra Jegel Perkara Sinopsis Film Agak Laen 2: Mirip Anggota DPR