Minggu, 19 Juli 2026

Berita Duka! Peter Wyllie, Kakek Hamish Daud Meninggal Dunia di Usia 99 Tahun: Abunya Akan Ditebarkan di…

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 November 2025 | 20:30 WIB
Sosok Peter Wyllie, kakek Hamish Daud pejuang di Perang Dunia II yang meninggal dunia di usia 99 tahun. (Instagram/hamishdw)
Sosok Peter Wyllie, kakek Hamish Daud pejuang di Perang Dunia II yang meninggal dunia di usia 99 tahun. (Instagram/hamishdw)


SketsaNusantara.id - Mantan suami Raisa, Hamish Daud Wyllie, baru saja mengumumkan berita duka.

Sang kakek yang bernama Peter Wyllie telah meninggal dunia di usia 99 tahun. Berita duka ini langsung menyita perhatian netizen.

Kabar tersebut diumumkan di akun Instagram @hamishdw pada 12 November 2025 seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Penampilan Raisa Dinilai Makin Cantik di Tengah Proses Cerai dengan Hamish, Ucapannya soal Lepas dari Hubungan Toxic saat Manggung Kembali Disorot

Berdasarkan caption yang ditulis oleh Hamish, sang kakek telah dikremasi dan abunya akan ditebarkan di Terrigal Point.

Terrigal Point merupakan sebuah semenanjung ikonik sebagai spot berselancar yang terkenal di New South Wales, Australia.

“Kakekku, Peter Wyllie, telah berpulang, dan hari ini abunya akan ditebarkan di Terrigal Point,” kata Hamish dikutip oleh tim redaksi.

Baca Juga: Tegas! Hamish Daud Akhirnya Angkat Bicara, Tepis Isu Perselingkuhan dengan Sabrina, Sebut Alasan Perpisahan dengan Raisa: Yaya Itu Best Friend

Terrigal Point menjadi spot favorit bagi keluarga Hamish karena ombaknya yang cocok untuk berselancar.

“Itu adalah salah satu ombak favoritku saat kecil dan juga favorit keluarga Wyllie, dari mendiang Kakek, Ayahku, hingga aku sendiri,” lanjutnya.

Menurut Hamish, keluarganya sudah lebih dari 80 tahun menggunakan Terrigal Point sebagai tempat berselancar andalan mereka.

“Keluarga Wyllie sudah berselancar di sana selama lebih dari 80 tahun!” imbuhnya.

Tidak hanya itu, ternyata buyut Hamish merupakan seorang pejuang yang ikut serta pada Perang Dunia I di Gallipoli.

“Sebuah era pria sejati. Dimulai dari buyutku yang berjuang di Gallipoli, salah satu medan perang terburuk di Perang Dunia I,” tambahnya.

Sementara itu, kakeknya yang baru saja meninggal dunia juga merupakan pejuang di Perang Dunia II.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X