SketsaNusantara.id - Fiersa Besari, musisi dan penulis yang dikenal sebagai pecinta alam serta pendaki gunung, kembali menyuarakan keresahannya mengenai dunia pendakian Indonesia.
Melalui unggahan di Instagram Story miliknya, Fiersa menyoroti ketimpangan perhatian publik terhadap prestasi pendaki Indonesia yang jarang terekspos, dibandingkan dengan berita sensasional soal kesalahan atau kontroversi pendaki.
“Halo. Masih punya energi untuk marah-marah? Oke, kita lanjutkan yuk," tulis Fiersa Besari yang dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram Story miliknya, @fiersanesari.
Baca Juga: Fokus Dalami Islam, Celine Evangelista Ungkap Alasannya Ingin Selalu Kembali ke Tanah Suci
"Saya baru berbincang dengan seorang kawan. Kata dia, ‘Kenapa ya, di luar negeri pendaki-pendaki berprestasi masuk berita di sana-sini, sementara di Indonesia, prestasi pendaki nggak banyak diketahui orang?’,” lanjutnya.
Fiersa lalu melanjutkan dengan memberi contoh beberapa prestasi luar biasa para pendaki Indonesia yang tak banyak diketahui publik.
“Contoh tahun ini, (dan mungkin tahun kemarin), berapa banyak dari kamu yang tahu kalau kawan-kawan Ibex baru beres memanjat Trango Towers di Pakistan? Atau Wanadri sudah beres ekspedisi Mount Eiger di Switzerland?” ucapnya.
Tak berhenti di situ, Fiersa juga menyinggung nama-nama pendaki yang berhasil mencetak sejarah, seperti Fransisca Harlijanto yang sukses mencapai puncak Mount Manaslu dengan ketinggian 8.163 mdpl.
Ia menegaskan bahwa pencapaian seperti ini seharusnya mendapat apresiasi lebih besar di media, bukan malah tenggelam oleh berita viral yang bersifat negatif.
Dalam unggahan berikutnya, Fiersa menjelaskan penyebab mengapa berita tentang prestasi pendaki jarang terdengar. Menurutnya, hal itu terjadi karena media lebih tertarik pada konten yang bersifat kontroversial dan mudah viral.
“Salah satu alasannya menurut saya adalah, ya karena berita seperti itu nggak punya banyak nilai untuk media-media gunung abal-abal. Lebih mudah memancing komentar dengan konten-konten keblunderan pendaki, kan?” ungkapnya.
Ia menilai media semacam itu hanya mengejar sensasi dan klik semata, bukan mengangkat nilai edukatif dan apresiatif terhadap dunia pendakian. Fiersa juga mengaku sudah lama merasa geram dengan fenomena ini. Ia menulis,
Artikel Terkait
Ustadz Derry Sulaiman Beri Respons Begini Saat Tahu Ammar Zoni Kena Kasus Narkotika Lagi, Sempat Ngira Hoaks?
Tak Main-main! Segini Harga Cincin Tunangan Amanda Manopo Pemberian Kenny Austin
Inilah Kisah Cinta Kenny Austin yang Kerap Dijodohkan Lawan Main Hingga Berlabuh ke Amanda Manopo, Sempat Pacaran dengan Model Cantik?
Kodaline Umumkan Bubar, Akan Segera Rilis Album Baru Sebagai Pengantar Perpisahan
Lagi di Jepang! Intip Kebersamaan Jesica Iskandar dan Vincent Verhaag Pakai Kimono Khas, Ada Baby Hagia juga
Paula Verhoeven Jalani Ibadah Umrah di Tanah Suci, Pakai Cadar Doakan Kenzo yang Masuk Usia 4 Tahun