Minggu, 19 Juli 2026

Fiersa Besari Ungkap Alasan Prestasi Pendaki Indonesia Tak Pernah Ramai Diperbincangkan, Begini Katanya!

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Potret Fiersa Besari saat mendaki gunung. (Instagram/fiersabesari)
Potret Fiersa Besari saat mendaki gunung. (Instagram/fiersabesari)

SketsaNusantara.id - Fiersa Besari, musisi dan penulis yang dikenal sebagai pecinta alam serta pendaki gunung, kembali menyuarakan keresahannya mengenai dunia pendakian Indonesia.

Melalui unggahan di Instagram Story miliknya, Fiersa menyoroti ketimpangan perhatian publik terhadap prestasi pendaki Indonesia yang jarang terekspos, dibandingkan dengan berita sensasional soal kesalahan atau kontroversi pendaki.

“Halo. Masih punya energi untuk marah-marah? Oke, kita lanjutkan yuk," tulis Fiersa Besari yang dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram Story miliknya, @fiersanesari.

Baca Juga: Fokus Dalami Islam, Celine Evangelista Ungkap Alasannya Ingin Selalu Kembali ke Tanah Suci

"Saya baru berbincang dengan seorang kawan. Kata dia, ‘Kenapa ya, di luar negeri pendaki-pendaki berprestasi masuk berita di sana-sini, sementara di Indonesia, prestasi pendaki nggak banyak diketahui orang?’,” lanjutnya.

Fiersa lalu melanjutkan dengan memberi contoh beberapa prestasi luar biasa para pendaki Indonesia yang tak banyak diketahui publik.

“Contoh tahun ini, (dan mungkin tahun kemarin), berapa banyak dari kamu yang tahu kalau kawan-kawan Ibex baru beres memanjat Trango Towers di Pakistan? Atau Wanadri sudah beres ekspedisi Mount Eiger di Switzerland?” ucapnya.

Baca Juga: Dari Papua untuk Papua, Ari Sihasale Dilantik Prabowo sebagai Anggota Komite Percepatan Otonomi Khusus Papua, Apa Tugasnya?

Tak berhenti di situ, Fiersa juga menyinggung nama-nama pendaki yang berhasil mencetak sejarah, seperti Fransisca Harlijanto yang sukses mencapai puncak Mount Manaslu dengan ketinggian 8.163 mdpl.

Ia menegaskan bahwa pencapaian seperti ini seharusnya mendapat apresiasi lebih besar di media, bukan malah tenggelam oleh berita viral yang bersifat negatif.

Dalam unggahan berikutnya, Fiersa menjelaskan penyebab mengapa berita tentang prestasi pendaki jarang terdengar. Menurutnya, hal itu terjadi karena media lebih tertarik pada konten yang bersifat kontroversial dan mudah viral.

Baca Juga: Sahrul Gunawan Putuskan Banting Stir dari Politisi Jadi Afiliator, Ngaku Bisa Raup Puluhan Juta Per Hari

“Salah satu alasannya menurut saya adalah, ya karena berita seperti itu nggak punya banyak nilai untuk media-media gunung abal-abal. Lebih mudah memancing komentar dengan konten-konten keblunderan pendaki, kan?” ungkapnya.

Ia menilai media semacam itu hanya mengejar sensasi dan klik semata, bukan mengangkat nilai edukatif dan apresiatif terhadap dunia pendakian. Fiersa juga mengaku sudah lama merasa geram dengan fenomena ini. Ia menulis,

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @fiersabesari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X