Kamis, 4 Juni 2026

Hindia Suarakan Solidaritas Palestina di Synchronize Fest 2025, Solidaritas Palestina, dan Kritik Sosial

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 09:30 WIB
Layar LED bergambar bendera Palestina warnai aksi Hindia di Synchronize Fest 2025 (Instagram.com/@wordfeng)
Layar LED bergambar bendera Palestina warnai aksi Hindia di Synchronize Fest 2025 (Instagram.com/@wordfeng)

 

SketsaNusantara.id – Penyanyi sekaligus penulis lagu Baskara Putra, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Hindia, tampil memukau di hari pertama Synchronize Fest 2025, Jumat 3 Oktober 2025.

Tak hanya membawakan deretan lagu populernya, Hindia juga menghadirkan momen penuh makna dengan menyerukan dukungan untuk Palestina.

Penampilan Hindia di Dynamic Stage menjadi salah satu yang paling ditunggu. Sejak sore, ribuan penonton sudah memadati area, bahkan banyak yang memilih duduk lesehan di depan panggung demi menyaksikan idolanya tampil lebih dekat. Sorak-sorai langsung terdengar ketika Hindia membuka set dengan lagu Perseverance, disusul Hated in The Nation, Cincin, dan Letdown.

Baca Juga: Mulai Syuting Film Beekeeper 2, Timo Tjahjanto Pamer Foto Bareng Jason Statham, Iko Uwais: Malah Foto-foto

“Selamat malam Synchronize Fest! Perkenalkan nama saya Hindia,” sapa Baskara, dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram @wordfangs.

Deretan tembang hits seperti Kita Ke Sana, Berdansalah Karier Ini Tak Ada Artinya, Janji Palsu, Evaluasi, Everything You Are, hingga Membasuh kemudian ia lantunkan.

Namun, puncak penampilan terjadi saat layar LED setengah lingkaran di belakang panggung menampilkan bendera Palestina. Aksi simbolik itu muncul sebelum lagu Bayangkan Jika Kita Tidak Menyerah, mengundang tepuk tangan panjang dan sorakan dukungan dari penonton. Banyak yang langsung mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka.

Baca Juga: 1 Minggu Berhenti Merokok, Komika Mamat Alkatiri Banjir Dukungan, Dokter Tirta: Angkat Beban Mat

Selain menyuarakan solidaritas untuk Palestina, Hindia juga menyelipkan kritik sosial melalui kolase visual yang ditampilkan di layar.

Gambar suasana demonstrasi, tulisan “Polisi” dan “Brimob”, hingga poster dengan nama Gama dan Affan Kurniawan muncul seakan menjadi pengingat bahwa masih ada isu keadilan di dalam negeri. Aksi ini dipandang sebagai bentuk protes dan solidaritas Hindia atas kasus yang menimpa kedua tokoh tersebut.

Synchronize Fest tahun ini mengusung tema “Saling Silang”, berlangsung selama tiga hari penuh, 3–5 Oktober 2025, di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Utara.

Baca Juga: Sherly Anak Sulung Mpok Alpa Hadir Sebagai Saksi Hak Perwalian Aji Darmaji, Ungkap Fakta Ini

Festival musik lintas genre ini menghadirkan puluhan musisi dari berbagai era dan aliran, namun penampilan Hindia jelas menjadi salah satu momen yang paling membekas di hari pertama.

Dengan panggung musik sebagai medium, Hindia tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak publik untuk peduli pada isu kemanusiaan dan keadilan. Sebuah pesan yang membuat musiknya terasa lebih dari sekadar hiburan.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X