Menurutnya, menjadi seorang pejabat bukan sekedar mencari kepopuleran dan keuntungan, namun harus berasal dari panggilan hati yang terdalam.
“Nggak akan ngebikin lo dapet hormat dari masyarakat. Tapi saat lo emang mau jadi politisi karena panggilan hati bukan karena mau bisnis, itu yang akan bikin lo diinget dan dicintai sama rakyat,” ucapnya.
Niat awal yang benar sudah cukup menjadi modal untuk membuat negara lebih maju lagi.
“Masih bisa kok kita maju, asal niat awalnya bener,” tegasnya.
Menjadi pejabat bukan berarti membatasi diri untuk berinteraksi dengan masyarakat, namun justru harus lebih interaktif lagi.
“Orang biasa nggak harus takut dan bersembunyi dari masyarakat. Mereka harus merayakannya dengan masyarakat,” ungkapnya.
Herjunot juga menegaskan jika memang belum siap untuk menjadi wakil rakyat, maka tidak usah mengajukan diri jadi wakil rakyat.
“Jadi kalau suatu saat lo emang mau jadi pelayan rakyat tapi nggak berani ketemu rakyat, mending nggak usah, nanti lo malah bikin susah,” tutup Herjunot.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Sudah Ada Sejak Zaman Belanda, Intip Sejarah Siskamling yang Kembali Dijalankan untuk Jaga Keamanan Warga di Tengah Maraknya Aksi Demo di Indonesia
Dua Kali Rumahnya Dijarah, Sri Mulyani Angkat Suara dan Serukan Perbaikan Demokrasi yang Sejati Tanpa Harus Terjebak dalam Anarki
Syahroni Mantan Pemain Persija Jadi Sasaran Netizen Gara-Gara Dikira Ahmad Sahroni DPR yang Dicopot
Presiden Prabowo Subianto Naikkan Pangkat Polisi yang Luka Saat Kawal Demo, Netizen: Lalu Rakyat Dapat Apa?
Kampus UNISBA Ditebak Gas Air Mata, Rektor Buka Suara, Singgung Gerombolan yang Blokir Jalan Tamansari Bandung